Malang – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Universitas Brawijaya SDGs Award 2026 yang diumumkan pada Kamis (11/6/2026). Capaian ini menegaskan peran aktif FPIK UB dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs) melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi di bidang perikanan dan kelautan.
Dalam ajang tersebut, FPIK UB berhasil meraih Juara 1 kategori SDGs 14 (Life Below Water), Juara 1 kategori SDGs 2 (Zero Hunger), Juara 2 kategori SDGs 13 (Climate Action), serta Juara 3 kategori SDGs 17 (Partnership for the Goals). Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan berbagai program, inovasi, dan kontribusi yang telah dilakukan fakultas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Keberhasilan meraih Juara 1 pada kategori SDGs 14 menjadi pengakuan terhadap berbagai upaya FPIK UB dalam mendukung pelestarian ekosistem laut dan pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. Melalui berbagai kegiatan penelitian, konservasi, rehabilitasi ekosistem pesisir, serta penguatan kapasitas masyarakat pesisir, FPIK UB terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut Indonesia.
Sementara itu, penghargaan pada kategori SDGs 2 mencerminkan kontribusi fakultas dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan sektor perikanan dan akuakultur yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Berbagai riset dan program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan FPIK UB diarahkan untuk meningkatkan produksi pangan berbasis sumber daya perairan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kategori SDGs 13, penghargaan diberikan atas berbagai inisiatif yang mendukung aksi iklim, termasuk penelitian terkait perubahan iklim, pengelolaan ekosistem pesisir sebagai penyerap karbon biru (blue carbon), serta pengembangan strategi adaptasi sektor kelautan dan perikanan terhadap dampak perubahan iklim.
Selain itu, capaian pada SDGs 17 menunjukkan keberhasilan FPIK UB dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, industri, komunitas, hingga organisasi internasional dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Dekan FPIK UB, Prof. Dr. Sc. Asep Awaludin Prihanto, S.Pi., M.P., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika fakultas.
“Hari yang membanggakan untuk FPIK UB. Empat kategori SDGs, empat penghargaan. Prestasi ini adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar FPIK UB. Dampak terbaik lahir dari kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Menurut Prof. Asep, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian institusi, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan nasional melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
Pencapaian tersebut semakin memperkuat posisi FPIK UB sebagai salah satu fakultas unggulan di bidang perikanan dan kelautan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berkomitmen menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan global. Ke depan, FPIK UB akan terus memperluas kolaborasi, memperkuat inovasi, dan meningkatkan dampak program-programnya dalam mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan.
Dengan keberhasilan ini, FPIK UB menunjukkan bahwa implementasi SDGs bukan sekadar konsep, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan masa depan sektor perikanan serta kelautan Indonesia.
