Jombang – Di tengah rintik hujan yang mengguyur sejak sore, kehangatan justru terasa dalam pertemuan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Jombang. Silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar pada Minggu (15/3/2026) itu menjadi ruang temu penuh kekeluargaan bagi para pendidik dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru PAI dari SMA, SMK, hingga SLB, baik dari sekolah negeri maupun swasta di Kabupaten Jombang. Acara ini juga menghadirkan Ketua DPW AGPAII Jawa Timur, Prof. Dr. Fahrudin, yang turut menyapa dan berdialog dengan para guru dalam suasana santai dan nonformal. Meski hujan deras sempat mengguyur lokasi kegiatan, antusiasme para peserta tetap tinggi hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Ketua panitia kegiatan, Ulfu Adah Henikningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan memperkuat hubungan silaturahmi di antara para guru PAI lintas jenjang pendidikan di wilayah Jombang.
“Melalui kegiatan ini kami berharap hubungan silaturahmi antar guru PAI dari jenjang SMA, SMK, hingga SLB di seluruh Kabupaten Jombang semakin erat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi antar guru dalam menjalankan tugas pendidikan, khususnya dalam pembinaan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.
Sementara itu, Ketua DPW AGPAII Jawa Timur, Prof. Dr. Fahrudin, menyampaikan apresiasi kepada para guru PAI yang tetap berkomitmen menjalankan peran strategis dalam dunia pendidikan. Menurutnya, guru PAI memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter religius generasi muda di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Terima kasih kepada para guru PAI yang terus berdedikasi dalam mendidik dan membimbing siswa. Semoga semangat untuk berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan tetap terjaga,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar guru serta penguatan kompetensi profesional agar pendidikan agama Islam di sekolah dapat terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar guru PAI dari berbagai sekolah. Percakapan ringan, diskusi pendidikan, hingga refleksi pengalaman mengajar mewarnai suasana sebelum waktu berbuka tiba.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol kebersamaan para guru PAI Kabupaten Jombang. Keakraban yang terjalin sepanjang kegiatan mencerminkan semangat persatuan para pendidik dalam membangun pendidikan agama yang lebih kuat dan bermakna.
Momentum ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang sebagai wadah mempererat hubungan profesional sekaligus kekeluargaan antar guru PAI di Kabupaten Jombang.
