Surabaya – Upaya menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus dilakukan jajaran kepolisian di Kota Surabaya. Ibarat mengunci pintu sebelum maling datang, Polsek Wonocolo mengambil langkah preventif dengan memasang alarm gratis pada kendaraan roda dua milik warga. Program tersebut digelar di halaman Mapolsek Wonocolo, Jalan Margorejo Indah XIX No.1, Surabaya, dan menyasar 100 unit sepeda motor milik masyarakat, Senin (2/2/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk antisipasi atas maraknya kasus curanmor yang kerap meresahkan warga, khususnya di wilayah hukum Wonocolo. Selain sebagai langkah pencegahan, pemasangan alarm gratis ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Sejak pagi hari, warga tampak antusias mendatangi Mapolsek untuk mendaftarkan kendaraannya agar bisa dipasangi alat pengaman tersebut.
Kapolsek Wonocolo, Haryoko Widhi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolrestabes Surabaya agar jajaran kepolisian aktif menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Menurutnya, pencegahan tindak kriminal tidak cukup hanya dengan patroli dan penindakan, tetapi juga perlu melibatkan peran serta warga.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom. Pemasangan alarm gratis ini kami harapkan mampu mengurangi potensi pencurian kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan rasa aman warga,” ujar Kompol Haryoko Widhi.
Ia menambahkan, alarm kendaraan merupakan salah satu bentuk perlindungan awal yang cukup efektif. Dengan adanya suara peringatan, pelaku kejahatan diharapkan mengurungkan niatnya, sementara warga sekitar dapat lebih waspada. Kegiatan ini sekaligus menjadi edukasi kepada masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keamanan kendaraan, terutama saat diparkir di luar rumah atau di tempat umum.
Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Puluhan sepeda motor mengantri dengan tertib untuk dipasangi alarm oleh petugas. Suasana semakin akrab ketika Kapolsek Wonocolo memberikan hadiah berupa buah durian kepada 10 pendaftar pertama, sehingga kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Salah satu warga penerima alarm gratis, Imron (33), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menyebut alarm ini menjadi solusi tambahan untuk menjaga motornya dari aksi pencurian.
“Alarm ini sangat berguna sekali, karena saya biasa menutup pintu rumah dan menaruh motor di luar rumah. Kepada bapak Kapolsek saya ucapkan terima kasih,” ungkap Imron setelah motornya selesai dipasangi alarm.
Selain pemasangan alarm, personel Polsek Wonocolo juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar selalu waspada, menggunakan kunci ganda, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Edukasi ini dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Di bawah pengawasan langsung personel Polsek Wonocolo, kegiatan pemasangan alarm gratis tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Tidak hanya memberi rasa aman secara fisik, program ini juga dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran polisi sebagai mitra dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.
Dengan adanya langkah preventif ini, Polsek Wonocolo berharap angka curanmor di wilayahnya dapat ditekan secara signifikan, sekaligus menumbuhkan budaya waspada dan peduli keamanan di tengah masyarakat Surabaya.
