Bondowoso – Suara riuh penuh semangat terdengar dari halaman SMPN 3 Bondowoso ketika mobil pembawa Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba di sekolah tersebut. Ratusan siswa menyambut kedatangan kendaraan itu dengan sorakan, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program pangan bergizi dari pemerintah yang kembali disalurkan pada Kamis (20/11/2025).
Sebanyak 646 paket MBG dibagikan kepada seluruh siswa sekolah tersebut. Program ini bukan hanya ditunggu karena menyediakan makanan gratis, tapi juga karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga menengah ke bawah.
“Anak-anak sangat antusias. Begitu mobil datang, suasana langsung riuh,” ujar M Hamid Mustofa, salah satu guru SMPN 3 Bondowoso. Ia menambahkan bahwa seluruh menu yang diberikan telah melalui seleksi ketat dan terjamin keamanannya.
Menurut Hamid, makanan dalam program MBG dipastikan higienis dan aman dikonsumsi, dengan tujuan mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar siswa. Program ini dianggap sangat membantu terutama bagi siswa yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.
Salah satu siswa kelas IX, Reyga, mengaku bahwa kehadiran program ini menambah semangatnya dalam mengikuti pelajaran. “Kami berharap MBG terus berlanjut agar bisa membantu kami meraih cita-cita dan sukses di masa depan,” ujarnya dengan mata berbinar.
Hal serupa juga disampaikan oleh dua siswa lainnya, Nanta dan Nara. Menurut mereka, makanan yang dibagikan bukan hanya lezat, tetapi juga membuat mereka bisa lebih hemat dalam membelanjakan uang jajan. “Sisanya bisa ditabung untuk keperluan lain,” kata keduanya kompak.
Program MBG dinilai tidak hanya berperan sebagai penyedia asupan harian, tetapi juga berkontribusi membentuk lingkungan belajar yang lebih sehat dan menyenangkan. Banyak siswa berharap program ini diperluas hingga menjangkau seluruh sekolah di Indonesia agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
Dengan dampak positif yang nyata, MBG menjadi lebih dari sekadar kegiatan berbagi makanan – ia menjadi simbol perhatian negara terhadap generasi muda yang tengah menempuh pendidikan demi masa depan yang lebih baik.
