Mojokerto – Semangat membangun generasi sehat bergema di Desa Pugeran, Kecamatan Gondang, saat Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama Wakil Bupati M. Rizal Octavian meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Minggu (26/10/2025) siang. Peresmian dapur gizi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dapur SPPG Pugeran, yang berada di bawah naungan Yayasan Arjuna Putra Vardhana sebagai mitra resmi Badan Gizi Nasional (BGN), menjadi fasilitas strategis untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Gus Bupati menegaskan bahwa program MBG harus menjadi prioritas daerah karena menyangkut masa depan generasi muda.
“MBG wajib kita sukseskan dan lancarkan, karena ada tujuan yang mulia dari program ini, yaitu pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pemenuhan gizi anak bukan hanya soal makanan semata, tetapi investasi jangka panjang bagi Indonesia dalam menyambut era bonus demografi menuju 2045.
“Di sepiring nasi yang mereka makan itu ada harapan besar. Anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi sehat, kuat, dan memiliki visi, karena gizi yang cukup akan membentuk karakter dan kecerdasan mereka,” lanjutnya.
Gus Bupati juga memberikan apresiasi kepada para pengelola dapur dan mitra yayasan atas kontribusinya dalam mewujudkan layanan gizi yang langsung menyentuh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi atas peresmian dan launching SPPG Pugeran ini. Semoga dapur ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” ungkapnya.
Usai peresmian, Gus Bupati dan Mas Wabup meninjau langsung fasilitas dapur SPPG Pugeran bersama perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur dan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto. Peninjauan ini memastikan kesiapan sarana prasarana dapur untuk menjalankan layanan distribusi makanan bergizi secara optimal.
Dengan kehadiran dapur gizi ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap kualitas hidup anak-anak dapat meningkat dan berdampak pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di masa mendatang.
