Jakarta – Persaingan menuju skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 resmi dimulai. Sebanyak 50 pemain dipanggil mengikuti seleksi dan pemusatan latihan sebagai langkah awal pelatih John Herdman membentuk tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di ajang sepak bola terbesar Asia Tenggara.
PSSI mengumumkan daftar pemain yang akan mengikuti training camp di Bali United Training Center sepanjang Juli 2026. Seleksi dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 yang dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus. Dari 50 pemain tersebut, hanya 26 nama yang nantinya didaftarkan sebagai skuad resmi sesuai regulasi turnamen.
Skuad sementara dihuni kombinasi pemain senior, pemain muda, hingga sejumlah pesepak bola yang merumput di luar negeri. Nama-nama seperti Ernando Ari, Cahya Supriadi, Jordi Amat, Sandy Walsh, Thom Haye, Ricky Kambuaya, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, Rafael Struick, hingga Jens Raven kembali mendapat kesempatan bersaing memperebutkan tempat di tim utama.
Selain mempertahankan pemain yang sudah berpengalaman di level internasional, John Herdman juga memberikan ruang bagi talenta muda yang tampil konsisten bersama klub masing-masing. Pemain seperti Arkhan Fikri, Mikael Tata, Toni Firmansyah, Beckham Putra, Dion Markx, hingga Mauro Zijlstra masuk radar pelatih sebagai bagian dari regenerasi skuad Garuda.
“Sebanyak 50 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan. Nantinya tim pelatih akan menentukan 26 pemain terbaik yang akan didaftarkan ke Piala AFF 2026,” demikian penjelasan PSSI terkait agenda seleksi Timnas Indonesia di Jakarta, Senin (7/7/26).
Persaingan diperkirakan berlangsung ketat di seluruh lini. Di posisi penjaga gawang terdapat beberapa kandidat yang memiliki pengalaman internasional maupun kompetisi domestik. Sementara di sektor pertahanan dan lini tengah, Herdman memiliki banyak opsi berkat performa pemain di kompetisi nasional serta kehadiran pemain diaspora yang memperkuat klub-klub Eropa dan Asia.
Tantangan lain yang dihadapi tim pelatih adalah memastikan ketersediaan pemain yang berkarier di luar negeri. Karena Piala AFF tidak termasuk agenda resmi kalender FIFA, klub tidak memiliki kewajiban melepas pemainnya. Kondisi tersebut membuat komposisi akhir skuad masih dapat berubah hingga batas akhir pendaftaran pemain.
Di sisi lain, PSSI memastikan program pemusatan latihan telah disusun agar pemain memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan filosofi permainan John Herdman. Selama training camp, tim pelatih akan mengevaluasi aspek teknik, taktik, kondisi fisik, hingga kekompakan antarpemain sebelum menentukan skuad final.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan di grup ini diprediksi berlangsung ketat mengingat Vietnam masih menjadi salah satu kekuatan utama Asia Tenggara, sementara Singapura dan Kamboja terus menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir.
Pemanggilan 50 pemain sekaligus menunjukkan pendekatan kompetitif yang diterapkan John Herdman. Tidak ada jaminan bagi pemain senior maupun pemain muda untuk langsung masuk skuad utama. Semua pemain harus membuktikan kualitas, konsistensi, dan kesiapan fisik selama pemusatan latihan.
Bagi sepak bola Indonesia, seleksi terbuka ini menjadi bagian penting dalam membangun budaya persaingan yang sehat di tim nasional. Semakin banyak pemain yang bersaing di level tertinggi, semakin besar pula peluang Indonesia memiliki kedalaman skuad yang mampu menghadapi padatnya kalender internasional.
Keputusan akhir John Herdman terhadap 26 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2026 bukan hanya menentukan kekuatan Timnas Indonesia pada turnamen tersebut. Seleksi ini juga menjadi gambaran arah pembangunan skuad Garuda yang memadukan pengalaman, regenerasi, dan kesempatan bagi pemain-pemain muda untuk tampil di panggung internasional.