Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat RT kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Langkah ini ditempuh sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tengah dinamika nasional.
Surat edaran bernomor B‑200.11/17181/BUP tertanggal 24 September 2025 ditujukan kepada camat, lurah, kepala desa, dan ketua RT se‑Kutim. Dalam edaran tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman meminta agar seluruh perangkat pemerintahan daerah segera menyusun dan melaksanakan strategi menjaga situasi keamanan dan ketertiban umum melalui pola pencegahan bersama.
Bupati merinci empat langkah yang wajib dilaksanakan:
- Meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan dengan aktif melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
- Memperkuat koordinasi antara instansi kecamatan, kelurahan, dan desa, terutama Polsek, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas melalui Forkopimcam.
- Melibatkan tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda, serta lembaga kemitraan seperti FKDM, FKUB, dan FPK dalam forum kewaspadaan di tiap kecamatan.
- Mengaktifkan kembali pos ronda, patroli lingkungan, dan pengawasan terhadap warga baru di masing-masing RT guna menjaga keamanan berbasis masyarakat.
“Stabilitas daerah hanya bisa terwujud jika semua pihak memiliki kewaspadaan yang sama, dari camat hingga RT,” bunyi salah satu pesan pokok dari edaran tersebut.
Imbauan ini juga menegaskan bahwa keamanan bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kutim yang memiliki wilayah luas dan keberagaman penduduk, serta posisi strategis dekat Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadikan penerapan sistem keamanan di tingkat paling bawah menjadi penting dan mendesak.
Diharapkan dengan menghidupkan kembali Siskamling dan memperkuat forum kemitraan lokal, potensi ancaman—baik kriminal ringan maupun gerakan ideologis—dapat dideteksi sejak awal. Partisipasi aktif warga, koordinasi lintas lembaga, dan pengawasan rutin menjadi kunci agar Kutim tetap aman dan kondusif dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan.
