Jember – Ratusan anak taman kanak-kanak dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Sukowono tampak antusias memadati Lapangan Sumberwaru, Senin (25/8/2025). Suasana ceria mewarnai pelaksanaan senam dan tari massal yang dikemas dalam kegiatan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, digelar oleh TP PKK Kabupaten Jember.
Acara tersebut diinisiasi untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini, seperti rajin berdoa, hidup sehat, jujur, disiplin, cinta belajar, peduli sesama, dan menjaga kebersihan. Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk bergerak aktif dan mengekspresikan diri melalui kegiatan fisik dan seni yang sesuai dengan perkembangan mereka.
Ketua TP PKK Jember yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD, Ning Gita, hadir langsung dan menyampaikan pentingnya pendidikan karakter di usia emas anak. Ia menyampaikan pesan penuh kehangatan kepada para peserta.
“Kita belajar bareng bagaimana caranya untuk mencintai dengan lebih baik. Mudah-mudahan acara ini berjalan lancar sampai selesai,” ujar Ning Gita di hadapan peserta dan guru pendamping.
Tak hanya senam dan tari massal, kegiatan ini juga menghadirkan “panggung ekspresi”, sebuah ruang terbuka bagi anak-anak untuk menunjukkan talenta mereka. Ada yang tampil menari, menyanyi, hingga berkreasi sesuai imajinasinya. Menurut panitia, panggung ini bertujuan untuk menumbuhkan keberanian, rasa percaya diri, dan memperkuat bakat anak sejak dini.
Pemerintah Kabupaten Jember menilai pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Dengan memberikan ruang eksplorasi dan interaksi seperti ini, diharapkan anak-anak mampu tumbuh dengan sehat secara fisik, emosional, maupun sosial.
“Langkah-langkah kecil seperti ini sangat berarti dalam membentuk kebiasaan baik anak sejak dini. Kita ingin generasi masa depan Jember tumbuh kuat, cerdas, dan berkarakter,” tambah Ning Gita usai kegiatan.
Dengan iringan musik riang dan antusiasme yang tinggi dari para guru dan orang tua, kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam membentuk generasi hebat. (ADV).
