Saat kopi menjadi lebih dari sekadar minuman, generasi muda bergerak mengubahnya menjadi solusi lingkungan. Lewat diskusi daring bertajuk “Brew the Future: Kopi, Iklim, dan Aksi Anak Muda”, para pelaku usaha kopi kehutanan dan pencinta alam akan berbagi ide dan aksi nyata dalam menjaga hutan dan menurunkan emisi karbon.
Acara ini akan digelar pada Rabu, 20 Agustus 2025, pukul 13.30–15.30 WIB melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan bagian dari serial FOLU Talks—forum diskusi mengenai Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Edisi spesial kali ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang yang bergerak di bidang kopi kehutanan dan kewirausahaan hijau.
Dalam sesi tersebut, akan hadir Andreas Pandu Wirawan, Co-Founder dan CEO Ecoxyztem, platform ekosistem startup iklim dan kehutanan; Cahyadi, petani muda dari KTH Putra Manglayang sekaligus pengembang kopi Garung ekspor Jepang; serta Yunaeri, pelaku usaha kopi Bowongso. Ketiganya akan membagikan kisah perjuangan dan strategi bisnis kopi yang berpihak pada kelestarian hutan.
Kegiatan ini dimoderatori oleh Putri Melta Sari, anggota Generasi Pelestari Hutan, yang akan memandu diskusi untuk menggali lebih jauh potensi wirausaha muda dalam mendukung FOLU Net Sink 2030—target pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui sektor kehutanan.
Acara ini terbuka untuk umum dan dapat diakses melalui pendaftaran di link registrasi resmi. Para peserta juga akan berkesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber, menjadikan forum ini sebagai ruang belajar sekaligus ajakan aksi nyata untuk masa depan bumi.
Dengan kolaborasi antara pelestarian hutan dan industri kopi berkelanjutan, generasi muda diharapkan menjadi ujung tombak perubahan iklim berbasis ekonomi hijau.
