Sungai Penuh – Di tengah tantangan pengelolaan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah banyak daerah, Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal, justru berhasil mencatat prestasi gemilang. Desa ini meraih penghargaan atas komitmen dan keberhasilannya mengelola sampah secara berkelanjutan, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., pada Selasa (12/8/2025).
Kepala Desa Sungai Ning, Ahmad Kamil, mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kolaborasi erat antara pemerintah desa dan masyarakat. “Hasil ini adalah wujud nyata komitmen kita semua, baik pemerintah desa maupun seluruh masyarakat, untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.
Pengelolaan sampah di Desa Sungai Ning dilakukan dengan pendekatan menyeluruh, mulai dari pengurangan sampah di sumbernya, pemanfaatan kembali barang bekas, daur ulang, hingga pemulihan energi dari sampah. Sistem ini tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga, seperti terbukanya peluang usaha dari hasil daur ulang.
Ahmad Kamil juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam keberhasilan ini. “Atas nama Pemerintah Desa Sungai Ning, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, pihak kecamatan, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang selalu mendukung. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus menjaga dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Keberhasilan Desa Sungai Ning menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi solusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. Harapannya, prestasi ini mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan berdaya guna.
