Yogyakarta – Kereta tambahan bagai penyambung asa para pelancong. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyiapkan delapan perjalanan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur panjang akhir Mei hingga pertengahan Juni 2025.
Penambahan layanan ini mencakup perjalanan kelas ekonomi hingga eksekutif, yang dirancang untuk memudahkan mobilitas masyarakat dalam memilih waktu dan jenis layanan sesuai kebutuhan. Liburan panjang ini bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Hari Lahir Pancasila, dan Hari Raya Idul Adha, yang diprediksi akan meningkatkan volume penumpang secara signifikan.
“Sebanyak delapan perjalanan KA Tambahan dengan pilihan kelas ekonomi hingga eksekutif telah kami siapkan guna menjawab kebutuhan masyarakat dalam memilih waktu dan jenis layanan perjalanan yang sesuai,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, di Yogyakarta, Sabtu (24/5/2025).
Feni menjelaskan bahwa jadwal tambahan ini berlaku dalam tiga periode berbeda. Periode pertama dimulai 28 Mei hingga 2 Juni 2025 dengan relasi antara Solo Balapan–Pasar Senen (berangkat pukul 04.00 WIB), Lempuyangan–Pasar Senen (06.00 WIB), Yogyakarta–Gambir (18.20 WIB), dan Solo Balapan–Bandung (21.40 WIB).
Pada periode kedua, 5 hingga 9 Juni 2025, KAI kembali mengoperasikan dua perjalanan tambahan yaitu Yogyakarta–Gambir dan Solo Balapan–Bandung pada waktu yang sama seperti sebelumnya. Sedangkan periode ketiga, dari 5 hingga 10 Juni 2025, menghadirkan kembali dua perjalanan awal Solo Balapan–Pasar Senen dan Lempuyangan–Pasar Senen.
Feni mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket lebih awal. Tiket telah tersedia sejak H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta kanal resmi lainnya.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan adanya KA Tambahan pada momen liburan ini sebaik mungkin. Dengan sistem pemesanan yang mudah dan fleksibel melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat memilih jadwal, kelas, dan jenis kereta sesuai preferensi masing-masing sebelum tiket habis,” ujarnya.
Penambahan ini diharapkan tidak hanya mencegah penumpukan di stasiun, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan liburan. KAI menargetkan pengelolaan arus penumpang tetap lancar meski terjadi peningkatan tajam.
Kehadiran KA tambahan menjadi alternatif penting dalam menjawab tingginya minat masyarakat untuk bepergian, sekaligus menunjang kelancaran arus transportasi nasional di musim liburan kali ini.
