Mojokerto – Dalam nuansa Ramadan yang sarat makna, Pemerintah Kota Mojokerto menyelenggarakan upacara pentasyarufan zakat fitrah dan infak Korpri tahun 2025 di Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat pada Kamis (20/3/2025). Momentum ini menjadi ajang kebersamaan dan penguatan nilai sosial, dengan penyerahan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada para mustahiq dan pegawai non-ASN.
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, didampingi Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi serta Sekretaris Daerah Gaguk Tri Prasetyo yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto. Dalam simbolisasi kegiatan, mereka menyerahkan bantuan zakat kepada pihak penerima, yang terdiri dari masyarakat kurang mampu dan tenaga kerja non-ASN.
Total zakat fitrah dan infak yang terkumpul dari ASN tahun ini mencapai Rp 171.374.000. Rinciannya, zakat fitrah sebesar Rp 118.800.000 diserahkan kepada Baznas Kota Mojokerto untuk kemudian disalurkan kepada mereka yang berhak. Sementara itu, dana infak senilai Rp 52.574.000 diwujudkan dalam bentuk paket sembako yang diberikan kepada 1.600 tenaga non-ASN di berbagai unit kerja Korpri se-Kota Mojokerto.
“Pembagian sembako dilaksanakan pada hari ini bertempat di kantor Kemenag Kota Mojokerto,” ujar Rachman Sidharta Arisandi dalam sambutannya mewakili Wali Kota Mojokerto.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas tahunan, tetapi menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap sesama serta upaya meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan.
Wali Kota Mojokerto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan pengurus Korpri yang telah menunjukkan komitmen dalam menunaikan kewajiban zakat dan infak. Menurutnya, peran aktif ASN dalam kegiatan sosial seperti ini merupakan contoh teladan bagi masyarakat luas.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Korpri yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Juga kepada pengurus Korpri dan Baznas Kota Mojokerto yang telah mengelola dan menyalurkan zakat ini dengan baik,” ungkapnya.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Harapannya, momentum zakat ini tak hanya memberikan manfaat materi bagi penerima, tapi juga memperkuat solidaritas sosial antar warga kota.
Dengan langkah konkret ini, Pemkot Mojokerto kembali menegaskan komitmennya membangun kota yang lebih sejahtera dan adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
