Sidoarjo – BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo mengadakan seminar edukasi mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di SMAN 2 Sidoarjo pada Selasa (22/10). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya Program JKN serta cara menjaga kesehatan melalui pendekatan promotif dan preventif. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran di kalangan pelajar tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan program JKN.
Pentingnya Memahami Program JKN
Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo, Munaqib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program JKN adalah bagian integral dari upaya pemerintah untuk memastikan setiap warga negara memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau. Program ini tidak hanya membantu masyarakat ketika sakit, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit.
“Program JKN ini seperti sedia payung sebelum hujan. Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus paham betul peran BPJS Kesehatan, bagaimana program ini berfungsi, dan bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan,” kata Munaqib. Menurutnya, setiap orang harus memahami pentingnya pendekatan promotif dan preventif dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Pendekatan Promotif dan Preventif
Munaqib menjelaskan bahwa pendekatan promotif dan preventif adalah kunci dalam menjaga kesehatan. Promotif mengacu pada langkah-langkah yang diambil untuk mendorong gaya hidup sehat, sementara preventif berfokus pada upaya pencegahan penyakit sebelum terjadi. Cara-cara yang disarankan untuk menjalani gaya hidup sehat antara lain melalui olahraga rutin, imunisasi, skrining riwayat kesehatan, serta mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bagi mereka yang berisiko.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika kita dapat menjaga tubuh tetap sehat, kita bisa terhindar dari berbagai penyakit serius seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung. Hal ini bisa dicapai dengan menjaga pola makan dan rutin berolahraga,” ujar Munaqib.
Fitur Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Kesehatan
Salah satu inovasi yang dimiliki BPJS Kesehatan adalah fitur skrining riwayat kesehatan. Fitur ini bisa diakses oleh peserta JKN melalui Aplikasi Mobile JKN atau situs resmi BPJS Kesehatan. Melalui fitur ini, peserta dapat melakukan penilaian risiko terhadap empat jenis penyakit utama: diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal kronik. Fitur ini sangat berguna bagi masyarakat untuk mendeteksi potensi penyakit sejak dini.
“Peserta JKN hanya perlu mengisi pertanyaan yang tersedia di aplikasi atau website, dan jawabannya harus sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Ini membantu kita memahami risiko kesehatan pribadi dan mengambil tindakan pencegahan,” jelas Munaqib.
Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan Melalui Digitalisasi
Selain layanan skrining, BPJS Kesehatan juga telah menghadirkan berbagai kemudahan melalui digitalisasi. Salah satu layanan inovatif yang dihadirkan adalah Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp (Pandawa), yang memungkinkan peserta JKN mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan. Aplikasi Mobile JKN juga menjadi salah satu alat yang sangat membantu peserta JKN dalam mengakses berbagai layanan.
“Semua layanan sekarang sudah bisa diakses secara digital. Jadi, untuk para pelajar yang mungkin sibuk dan tidak bisa datang ke kantor BPJS Kesehatan, bisa mengurus semuanya melalui Pandawa atau Aplikasi Mobile JKN. Ini sangat memudahkan, terutama di era serba digital seperti sekarang,” kata Munaqib.
Pesan Penting untuk Generasi Milenial
Munaqib juga menekankan pentingnya generasi milenial, termasuk para pelajar, dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menjaga kesehatan dan mengakses layanan JKN. Ia berharap generasi muda dapat menjadi pilar perubahan dalam menjaga kesehatan dan memanfaatkan program JKN sebaik mungkin.
“Generasi milenial adalah masa depan bangsa. Mereka harus memanfaatkan teknologi dengan bijak untuk menjaga kesehatan. Pastikan kepesertaan JKN tetap aktif karena kita tidak pernah tahu kapan penyakit bisa datang. Dengan kepesertaan yang aktif, kita sudah mempersiapkan perlindungan bagi kesehatan kita,” pesan Munaqib.
Dukungan SMAN 2 Sidoarjo untuk Program JKN
Perwakilan dari SMAN 2 Sidoarjo, Betty Indriana Surya, yang juga seorang guru kimia, memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan atas edukasi yang diberikan kepada para siswa. Menurut Betty, pengetahuan tentang JKN sangat penting bagi para pelajar agar mereka bisa lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Sehat itu mudah dan sakit itu mahal. Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah memberikan pemahaman ini kepada siswa-siswa kami. Dengan adanya pemahaman ini, kami berharap siswa bisa lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan mulai menerapkan pola hidup sehat,” ungkap Betty.
Betty juga mengajak seluruh siswa untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga kesehatan agar para siswa dapat mencapai prestasi yang maksimal.
“Jangan sampai sakit menghambat pencapaian kalian. Mulailah dengan langkah-langkah sederhana seperti olahraga rutin dan makan makanan sehat. Dan jangan lupa, BPJS Kesehatan ada untuk membantu kita semua jika suatu saat kita membutuhkan layanan kesehatan,” tambahnya.
Kesimpulan: Pentingnya Memanfaatkan Program JKN dan Menjaga Kesehatan
Melalui seminar ini, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sidoarjo berharap agar generasi muda, khususnya para pelajar, dapat lebih memahami pentingnya Program JKN. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan mereka bisa menjaga kesehatan dan memanfaatkan berbagai layanan yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan. Edukasi ini juga menekankan pentingnya pola hidup sehat agar generasi muda bisa terus berprestasi dan menjalani masa depan yang cerah tanpa terganggu oleh masalah kesehatan.
