Sangatta – Sebanyak 50 siswa-siswi jenjang SMA mengikuti pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kegiatan ini digagas oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim. Kegiatan ini berlangsung di Royal Victoria Hotel, Sangatta Utara, pada Kamis (01/08/2024) pagi.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya keselamatan lalu lintas jalan dan perilaku tertib berlalu lintas. Kepala Dishub Kutim, Joko Suripto, membuka kegiatan tersebut dengan pengalungan tanda pengenal kepada para peserta.
Kegiatan ini akan berlangsung selama satu hari efektif.Dalam sambutannya, Joko Suripto menekankan pentingnya acara ini dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar mengenai keselamatan berlalu lintas.
“Agar mereka menjadi panutan baik di kalangan sekolah maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka,” ujarnya.
Joko juga menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan berperilaku tertib di jalan. Ia berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi semua pihak.
“Ini menjadi agenda Kementerian Perhubungan yang kita selenggarakan setiap tahunnya. Prestasi terakhir kita pada tahun 2023 adalah menjadi juara harapan 1 tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Harapan saya tahun ini, kita mampu mengirimkan perwakilan kita untuk bisa sampai ke tingkat Nasional,” ucap Joko Suripto optimis.
Joko mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menjadi pelopor keselamatan di Kutim yang akan segera berusia 24 tahun. Ia berharap kegiatan pemilihan pelajar pelopor keselamatan ini dapat digelar secara berkesinambungan.
“Saya minta anak-anak yang sudah mengikuti kegiatan ini untuk bisa membantu mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat, sehingga memberikan dampak positif dalam perkembangan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya.
Kepala Seksi Keselamatan Dishub Kutim, Awang Adi Juni Astaga, melaporkan bahwa seluruh peserta yang berasal dari berbagai SMA di Kutim akan mengikuti serangkaian kegiatan. Mulai dari pemaparan materi oleh narasumber dari Satlantas Polres Kutim, Jasa Raharja, PMI, BNI Kutim, serta Dishub Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“Di akhir kegiatan, nantinya anak-anak akan melakukan ujian tertulis. Dari hasil tersebut nantinya akan dipilih tiga besar untuk menjadi perwakilan dari Kabupaten Kutai Timur dalam ajang serupa di tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” jelas Awang Adi.
Dengan antusiasme dan semangat para peserta, diharapkan program ini dapat melahirkan pelopor-pelopor keselamatan yang dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib di Kabupaten Kutai Timur.
