Sangatta – Gelaran acara silaturahmi dan halal bihalal Ikatan Keluarga Minang (IKM) Carano di Kutai Timur berlangsung meriah di GSG Bukit Pelangi, Sabtu (13/7/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Jimmi, dan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.
Dalam kesempatan tersebut, Jimmi menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Minang yang ada di Kutai Timur. Ia mengungkapkan harapannya agar masyarakat Minang dapat terus menjaga adat istiadat dan budaya Minang yang kaya.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Minang yang ada di Kutim. Mari kita bersama-sama membangun Kutim ke depan,” ujar Jimmi.
Eko Muhamma Hendi, ketua panitia silaturahmi IKM dan Rumah Makan Padang se-Kutim, juga menyatakan kegembiraannya atas kehadiran Bupati dan para tamu undangan.
“Kami merasa sangat gembira dan terhormat atas kehadiran Bapak Bupati Kutai Timur beserta para tamu undangan yang luar biasa ini. Kehadiran Bapak dan para tamu undangan memberikan semangat dan motivasi yang luar biasa bagi kami,” ujarnya.
Eko menekankan bahwa acara ini memiliki peran penting dalam memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan antara semua elemen masyarakat di Kutai Timur.
“Halal bihalal juga merupakan wujud syukur atas nikmat dan rahmat yang Allah SWT berikan kepada kita semua. Melalui acara ini, kami berharap dapat saling memaafkan dan mempererat ukhuwah serta mengawali langkah baru dalam menjalani kehidupan bermasyarakat yang lebih baik,” tambahnya.
Selain itu, Eko juga menyebutkan bahwa acara ini menjadi wadah untuk berbagi ide, aspirasi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam memajukan Kutai Timur.
“Kehadiran Bapak Bupati dan para tamu undangan memberikan semangat dan motivasi yang luar biasa bagi kami. Mari kita manfaatkan kesempatan ini dengan baik, saling bersilaturahmi, berbagi cerita, dan saling mengenal satu sama lain. Semoga acara silaturahmi dan halal bihalal ini menjadi momen yang membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua,” tuturnya.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan akan keberkahan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kutai Timur. Silaturahmi dan halal bihalal ini bukan hanya sekedar pertemuan sosial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun daerah tercinta.
