Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyambut kedatangan jamaah haji di perbatasan Situbondo-Probolinggo, tepatnya di tempat peristirahatan Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur, pada Minggu (7/7/2034)
“Selamat datang jamaah haji di Kabupaten Situbondo. Semoga warga Situbondo yang belum menunaikan ibadah haji segera diberi kesempatan,” kata Bung Karna, sapaan akrabnya, di Aula Utama Raya Banyuglugur, Situbondo.
Bupati Karna meminta para jamaah haji untuk memberikan masukan terkait pelayanan pemerintah daerah.
“Jika ada pelayanan yang kurang memuaskan saat keberangkatan atau kepulangan dari Tanah Suci Makkah, mohon disampaikan kepada kami. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.
Rasyid Hamidi, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, menyatakan puas dengan pelayanan pemerintah daerah.
“Pelayanan mulai dari keberangkatan, di Tanah Suci Makkah, hingga pulang ke Tanah Air, sudah sangat bagus. Petugas kesehatan selalu memeriksa kesehatan jamaah haji,” tuturnya.
Menurut informasi yang dihimpun ANTARA, sebanyak 861 jamaah haji asal Kabupaten Situbondo terbagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter) yaitu kloter 53, 54, dan 55.
Sebagian jamaah dijemput di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan telah membuat surat pernyataan. Terdapat tiga titik penjemputan kepulangan jamaah haji yaitu di Alun-Alun Kecamatan Besuki, Alun-Alun Kota Situbondo, dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo di Kecamatan Banyuputih.
Jumlah keseluruhan jamaah haji asal Situbondo sebanyak 863 orang, dengan dua orang berangkat bersama Kloter 75, sehingga tidak bersamaan dengan jamaah lainnya.
