Balikpapan – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Hari Setiyono, membuka Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Novotel Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, juri, dan guru pembimbing dari seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini akan berlangsung selama 5 hari, dimulai dari tanggal 16 hingga 20 Oktober 2023. Peserta terpilih adalah para juara I, II, dan III dari Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Kabupaten/Kota se Kalimantan Timur.
Dalam berbagai hal tersebut, Kajati Kaltim menyatakan pentingnya membentuk pelajar sadar hukum. Hal ini akan membantu membentuk karakter pelajar, termasuk kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi, dan peduli pada lingkungan. Menyadari peran penting Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara baru, persiapan para pelajar sejak dini sangat diperlukan agar mereka mampu bersaing dan menghadapi tantangan di masa depan.

Kegiatan duta pelajar sadar hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023 ini telah melalui proses yang panjang dan sangat ketat, dimana para peserta yang ada sekarang ini merupakan yang terbaik dan juara pada tingkat Kabupaten atau Kota, sehingga sudah selayaknya patut diapresiasi karena mereka ini adalah para pelajar yang memiliki kemampuan dan prestasi yang kelak akan membawa nama harum bagi daerahnya, Kalimantan Timur, bahkan lebih luas lagi membawa nama bangsa Indonesia.
Melalui kegiatan pemilihan duta pelajar sadar hukum jenjang SMA/SMK/MA/SLB (Tuna Daksa) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2023, saya berharap dapat melahirkan pelajar-pelajar sadar hukum, yang dapat menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat khususnya di lingkungan sekolah masing-masing, serta dapat menularkan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat, sehingga ketertiban dan ketentraman umum dapat terpelihara ditengah kehidupan masyarakat.
Plh. Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Robiana Hastawulan, menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa. Pelajar adalah generasi penerus yang harus diberi pemahaman tentang kesadaran hukum, mengingat adanya peningkatan pelanggaran hukum di kalangan pelajar. Program Sekolah Sadar Hukum diharapkan dapat membentuk karakter pelajar yang lebih baik dan bijak dalam tindakan mereka.
Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum ini diharapkan mampu melahirkan agen perubahan yang akan membawa perubahan positif dalam masyarakat, menjaga kerahasiaan, dan mendorong kesadaran hukum di kalangan pelajar Kalimantan Timur.
