Mojokerto – Seperti mata air di tengah musim kemarau, kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mentikan Prajurit Kulon membawa harapan baru bagi pemerataan gizi anak-anak di Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan langsung fasilitas tersebut di Jalan Prapanca Cakarayam Gang 5 Nomor 9, Jumat (6/1/2026), sebagai bagian dari penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat.
Peresmian SPPG Mentikan dilakukan bersama mitra pelaksana Arwanto Arie dan menjadi bagian dari upaya memenuhi kuota 17 SPPG yang ditetapkan untuk Kota Mojokerto. Program MBG sendiri merupakan salah satu agenda prioritas nasional Presiden RI Prabowo Subianto, yang bertujuan memastikan kecukupan gizi anak-anak Indonesia sejak usia dini. Hingga awal Januari ini, Kota Mojokerto baru memiliki 11 SPPG aktif, sehingga kehadiran SPPG Mentikan menjadi unit ke-12 yang beroperasi.
Dalam sambutannya, Ning Ita—sapaan akrab Wali Kota—menekankan pentingnya peran mitra dalam menyukseskan program nasional tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada pengelola SPPG Mentikan yang telah berkontribusi langsung dalam upaya menyiapkan generasi sehat dan berkualitas.
“Selamat kepada Bapak Arwanto Arie atas berdirinya SPPG Mentikan. Panjenengan adalah mitra pemerintah yang ikut menyukseskan program makan bergizi gratis sekaligus berkontribusi menyiapkan generasi emas dari Kota Mojokerto. Semoga berjalan lancar, sukses, dan menjadi ladang jariah,” ujar Ning Ita.
Ia menjelaskan bahwa keterbatasan jumlah SPPG membuat manfaat MBG belum dirasakan secara merata oleh seluruh anak di Kota Mojokerto. Dari target 17 SPPG, masih terdapat lima unit yang akan segera dibangun. Menariknya, tiga di antaranya akan berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Mojokerto yang tersebar di masing-masing kecamatan, dengan pendanaan langsung dari Badan Gizi Nasional.
“Karena sampai dengan saat ini baru 11 SPPG, maka belum 100 persen anak-anak Kota Mojokerto yang menerima manfaat dari makan bergizi gratis. Harapan kami dengan berdirinya SPPG ini, masih tersisa 5 SPPG lagi yang akan segera beroperasi,” jelasnya.
SPPG Mentikan Prajurit Kulon menaungi sebanyak 1.509 penerima manfaat dari jenjang TK hingga SMA. Rinciannya meliputi tiga TK, empat SD, satu SMP, dan satu SMA. Ke depan, cakupan layanan akan diperluas untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dengan data awal sekitar 278 penerima manfaat yang akan dilayani secara bertahap.
“Sementara penerima manfaat dari SPPG ini adalah anak-anak sekolah, selanjutnya akan diperluas kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui apabila kami sudah mencapai SOP,” terang Kepala SPPG Mentikan, Gilang Fadjar.
Dengan diresmikannya SPPG Mentikan Prajurit Kulon, Pemerintah Kota Mojokerto berharap percepatan pemerataan Program Makan Bergizi Gratis dapat segera terwujud. Sinergi antara pemerintah daerah, mitra, dan lembaga nasional dinilai menjadi kunci dalam membangun fondasi generasi Mojokerto yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas.
