Pasbar – Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Wakil Bupati Pasaman Barat, H. M. Ihpan, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat di wilayah terpencil. Saat melakukan kunjungan kerja ke Kejorongan Tanjung Larangan, Nagari Batahan Utara, Kecamatan Ranah Batahan, pada Jumat (17/10/2025), ia menampung langsung aspirasi warga terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan keterbatasan fasilitas kesehatan.
Dalam suasana penuh keakraban, Ihpan yang tampak mengenakan peci hitam dan pakaian serba hitam berdialog langsung dengan masyarakat setempat. Keluhan utama warga disampaikan mengenai jalan yang sulit dilalui kendaraan dan ketiadaan ambulans, yang membuat mobilitas dan layanan medis menjadi kendala besar.
“Masyarakat sangat membutuhkan akses jalan yang baik dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar Rina, salah satu warga yang mewakili suara masyarakat setempat.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Ihpan dengan terbuka menjelaskan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini sedang mengalami defisit. Akibatnya, sejumlah proyek infrastruktur besar termasuk perbaikan jalan di wilayah pedalaman harus dijadwal ulang.
“Kondisi anggaran pemerintah saat ini sedang defisit dan dalam tahap efisiensi, sehingga pembangunan jalan tersebut belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Meski demikian, Ihpan menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terpencil terabaikan. Ia menjanjikan solusi jangka pendek yang lebih realistis dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami akan mengupayakan mobil ambulans double cabin (kabin ganda) dalam waktu dekat. Ini penting agar masyarakat Tanjung Larangan dapat lebih mudah menjangkau fasilitas kesehatan di pusat kabupaten meski kondisi jalan masih sulit,” tegasnya.
Sebagai langkah darurat, Wabup Ihpan juga menyerahkan 50 sak semen untuk membantu perbaikan jalan secara swadaya. Bantuan tersebut merupakan inisiatif pribadi yang diharapkan dapat memotivasi semangat gotong royong masyarakat memperbaiki titik-titik jalan yang rusak parah.
Kehadiran Wabup di tengah masyarakat pedalaman itu mendapat sambutan hangat dan penuh apresiasi. Warga menilai langkahnya sebagai bentuk kepemimpinan yang dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat senang dengan kunjungan yang dilakukan Wabup ke kampung kami. Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan mendengar langsung keluhan kami,” ungkap Rahman, warga Tanjung Larangan.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, meski dalam kondisi anggaran terbatas. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, diharapkan perbaikan infrastruktur dasar dan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil tetap berjalan sambil menunggu stabilnya kondisi keuangan daerah.
