Samarinda – Proses pemilihan kepala daerah serentak 2020 resmi di gelar. melalui Peraturan KPU No 5 tahun 2020 tentang jadwal, proses dan tahapan Pilkada Serentak 2020. kemudian KPU menerbitkan Peraturan No 6 tahun 2020 tentang pelaksanaan pilkada serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam covid-19. Akhirnya pilkada serentak 2020 ini berhasil di gelar.
fakta unik pun terjadi, tapi hanya Kalimantan Timur
1. Peserta Pilkada Serentak Kaltim
Sebanyak sembilan kota/kabupaten akan menggelar pilkada serentak lanjutan 2020. Peserta pilkada tersebut adalah Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Mahakan Ulu, , Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Bontang.
2. DPT 2019 lebih banyak daripada DPS 2020
Pengurangan DPT terjadi di dua kota besar di Kaltim, Samarinda dan Balikpapan. Pada Pemilu 2019, DPT Samarinda tercatat 586.356 jiwa sedangkan pada Daftar Pemilih Sementara (DPS) 2020 menurun menjadi 577.078 jiwa. Ada sekitar 9.278 jiwa yang hilang pada DPS 2020. Selanjutnya Kota Balikpapan pada Pemilu 2019 ada 464.114 jiwa DPT, sedangkan DPS 2020 berkurang menjadi 445.244 jiwa. Setidaknya ada 18.870 jiwa yang berkurang.
Adapun Kutai Timur pada Pemilu 2019 DPT sebanyak 227.323 jiwa, sedangkan DPS 2020 berkurang menjadi 231.811 jiwa. Terdapat 4.488 jiwa DPT. Sedangkan 1.211 jiwa DPT hilang di Kutai Barat pada Pemilu 2019 sebanyak 114.872 jiwa DPT, sedangkan DPS 2020 berkurang menjadi 113.661 jiwa. Dari empat kabupaten tersebut sebanyak 24.871 Jiwa DPS.
3. Dua calon Peserta pilkada 2020 meninggal karena Covid19
Menjelang penetapan calon (paslon) dari KPUD Berau pada Rabu (23/9/2020) , salah satu calon peserta di Pilkada Berau sekaligus calon petahana Bupati Berau H Muharram menghembuskan nafasnya pada pukul 16.45 Wita di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), Selasa (22/9/2020).
Selanjutnya Calon Wali Kota (Cawalkot) Bontang Adi Darma meninggal dunia dengan status positif COVID-19. Adi Darma meninggal dunia pada Kamis (1/10/2020) di RSUD Taman Husada Bontang.
4. Kotak kosong di dua Arena
Terdapat dua calon kepala daerah yang akan melawan kotak kosong. Pertama calon bupati Kukar Edi Damansyah – Rendi Solihin akan melawan kotak kosong. Kedua, Rahmad Mas’ud -Thohari Aziz akan melawan kotak kosong pilkada kota Balikpapan.
5. Dua srikandi lanjutkan perjuangan almarhum suami
Dari 20 pasangan calon peserta pilkada serentak 2020 di Provinsi Kaltim terdapat dua perempuan hebat yang menggantikan posisi almarhum suaminya. mereka adalah Hj. Sri Juniarsih, M.Pd sebagai Calon Bupati Berau menggantikan almarhum Muhamrram. Dan Hj. Nadirah Calon Wakil Walikota Bontang menggantikan Suaminya almarhum Adi Darma. kedua Calon tersebut meninggal Dunia karena Covid 19.
6. Independin
Dalam pilkada serentak lanjutan 2020, pasangan Tony Budi Hartono-Aji Sayid Fathur Rahman (Tony-Fathur) berhasil meraih tiket jalur independen. Dari 20 pasangan calon yang ada di pilkada kaltim, hanya calon ini yang berhasil maju di Pilbup kabupaten Paser melalui jalur perseorangan.
7. Deretan kontestan paling tajir di pilkada kaltim 2020
Sembilan dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim menggelar pilkada pada 2020 ini. Sebanyak 20 Pasangan calon adu kuat untuk keluar sebagai pemenang. berikut lima calon dengan dukungan finansial paling kuat.
diurutan pertama diduduki oleh calon wakil bupati Paser Arbain M Noor dengan kekayaan 289 Milyar, urutan kedua diduduki oleh calon wakil walikota Joni Muslim dengan kekayaan 71 Milyar, diurutan ketiga di duduki oleh calon bupati Paser Sulaiman E Merukh dengan kekayaan 36 Milyar. sedangkan diurutan keempat diduduki oleh calon wakil bupati Kutim Uce Prasetyo dengan kekayaan 31 milyar dan diurutan kelima adalah calon Bupati Mahulu Bonifasius Belawan dengan kekayaan 26 Milyar
