Soeharto bukan tipe pemimpin yang gemar berdebat di forum internasional. Ia tidak retoris seperti Sukarno. Tetapi ia tahu bagaimana menjaga posisi Indonesia agar tetap dihormati di tengah kekuatan besar dunia. Ia paham bahwa diplomasi tidak harus ramai, yang penting efektif.
Dunia tengah berguncang oleh rivalitas kekuatan besar, dari perang dagang Amerika Serikat–China hingga konflik di Ukraina dan Timur Tengah. Dalam situasi ini, ASEAN menghadapi tekanan besar untuk tetap relevan. Kawasan Asia Tenggara, meski terlihat damai, berada di persimpangan ketegangan global.
Jakarta – Dalam situasi global yang diwarnai ketegangan dan proteksionisme perdagangan, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai pilar utama dalam menjaga sistem perdagangan…