Kukar – Keluarga ibarat akar sebuah pohon: semakin kuat akarnya, semakin kokoh pula kehidupan yang tumbuh di atasnya. Semangat inilah yang diusung Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Tenggarong dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, produktif, sekaligus memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitarnya.
Rumah Keluarga Indonesia hadir sebagai ruang bersama bagi keluarga di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk belajar, bertukar pengalaman, dan berkembang bersama. Program ini menitikberatkan perhatian pada pembinaan keluarga dan parenting, penguatan ketahanan ekonomi rumah tangga, konsultasi keluarga, serta kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ketua DPC PKS Tenggarong, Riyawan, S.Hut, menilai keluarga memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk kehidupan sosial yang sehat. Menurutnya, kualitas sebuah masyarakat berkaitan erat dengan kondisi keluarga-keluarga yang hidup di dalamnya. Karena itu, penguatan keluarga perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga pada sisi ekonomi, nilai kehidupan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Rumah Keluarga Indonesia menjadi ruang belajar, berbagi, dan tumbuh bersama untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang lebih baik,” demikian semangat yang dibangun melalui keberadaan RKI di Kecamatan Tenggarong.
Melalui kegiatan pembinaan keluarga dan parenting, RKI berupaya membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola pengasuhan, komunikasi dalam rumah tangga, serta pembentukan lingkungan keluarga yang positif. Pembinaan tersebut diharapkan membuat setiap anggota keluarga mampu menjalankan perannya dengan lebih baik dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.
Tidak hanya menyentuh persoalan pengasuhan, RKI juga memberi perhatian terhadap penguatan ketahanan ekonomi keluarga. Kemandirian ekonomi dipandang sebagai salah satu unsur penting dalam menjaga daya tahan rumah tangga. Keluarga yang memiliki kemampuan mengelola sumber daya dan mengembangkan potensi ekonomi diharapkan lebih siap menghadapi perubahan kondisi maupun kebutuhan hidup yang terus berkembang.
Di sisi lain, layanan konsultasi keluarga menjadi bagian penting dari pendekatan yang dijalankan RKI. Ruang konsultasi diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk memperoleh dukungan saat menghadapi persoalan keluarga. Dengan komunikasi yang lebih terbuka dan pendampingan yang tepat, berbagai permasalahan diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik tanpa mengabaikan nilai kebersamaan.
Semangat yang dibawa RKI tidak berhenti di dalam rumah. Kepedulian terhadap masyarakat juga menjadi salah satu fondasi gerakan tersebut. Melalui berbagai bentuk aksi sosial, keluarga didorong untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Nilai peduli, berbagi, dan menginspirasi menjadi bagian dari upaya menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Prinsip “keluarga kuat” juga diarahkan untuk melahirkan “masyarakat hebat”. Ketika keluarga memiliki komunikasi yang sehat, ketahanan ekonomi, nilai religius, dan kepedulian sosial, maka lingkungan masyarakat diharapkan ikut tumbuh menjadi lebih berdaya. Dari titik inilah semangat gotong royong untuk negeri terus diperkuat.
Gotong royong dipandang sebagai kekuatan yang dapat menghubungkan keluarga dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Kolaborasi antarkeluarga diharapkan dapat melahirkan kegiatan yang tidak hanya menyelesaikan persoalan individu, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat secara bersama-sama.
RKI Kecamatan Tenggarong juga ingin menumbuhkan pemahaman bahwa membangun keluarga bukan pekerjaan sesaat. Penguatan keluarga membutuhkan proses, pembelajaran, dan dukungan yang berkelanjutan. Ruang interaksi yang dibangun melalui RKI diharapkan dapat membuat masyarakat merasa memiliki tempat untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.
Keluarga yang kokoh pada akhirnya diharapkan mampu menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang berkarakter, produktif, dan peduli terhadap sesama. Semangat religius yang ditanamkan juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai kehidupan dalam keluarga agar tetap selaras dengan tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Melalui pembinaan, penguatan ekonomi, konsultasi, dan kegiatan sosial, Rumah Keluarga Indonesia Tenggarong berupaya memperluas peran keluarga sebagai kekuatan utama dalam pembangunan masyarakat. Dari rumah yang harmonis dan mandiri, diharapkan tumbuh lingkungan yang saling mendukung serta memiliki semangat kebersamaan.
RKI Tenggarong pun membawa pesan bahwa pembangunan Indonesia dapat dimulai dari lingkungan yang paling dekat, yakni keluarga. Ketika keluarga mampu berdiri kokoh, saling menguatkan, serta peduli kepada masyarakat, cita-cita menghadirkan kehidupan sosial yang lebih baik dapat dibangun secara bersama-sama.
