Jember – Dentuman bel dan sorak penonton menggema di Gedung Nusantara Jember, seolah menandai bahwa ring tinju bukan sekadar arena adu pukul, melainkan ruang pembuktian masa depan atlet daerah. Persatuan Tinju Nasional Indonesia (Pertina) Jember menggelar kejuaraan bertajuk “Jember Fighting Competition Bupati Cup 2026” yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (17–18/1/2026). Ajang ini menjadi bagian dari strategi awal pembinaan atlet menuju target besar di Pekan Olahraga Provinsi mendatang.
Kejuaraan yang digagas oleh Pertina Jember tersebut diikuti sebanyak 218 atlet dari berbagai daerah di Jawa dan Bali. Para petinju bertanding dalam sejumlah kategori, mulai dari School Boy, Yunior, Youth, Elit, hingga Kadet. Menariknya, rentang usia peserta sangat luas, dari atlet usia taman kanak-kanak hingga pelajar sekolah menengah atas, mencerminkan pembinaan berjenjang yang tengah dibangun.
Kegiatan ini digelar di Gedung Nusantara Jember sebagai pusat aktivitas olahraga yang strategis dan mudah diakses masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga difungsikan sebagai eksibisi sekaligus pemanasan bagi atlet tinju Jember dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027. Melalui pertandingan ini, kemampuan teknik, mental tanding, serta daya juang atlet diuji sejak dini.
Ketua Pertina Jember, Tedi Roni S, menegaskan bahwa Bupati Cup 2026 bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis jangka panjang.
“Ini adalah kegiatan dalam rangka menyelenggarakan kejuaraan tinju Bupati Cup 2026. Melalui ajang ini, kami dari Pertina akan mencari bibit dan mempersiapkan atlet untuk Porprov 2027. Dari sekarang kita persiapkan karena target Bupati dan KONI Jember masuk 10 besar,” ujar Roni.
Pernyataan tersebut menggambarkan keseriusan Pertina Jember dalam menyusun peta jalan prestasi. Roni menambahkan, dari hasil kejuaraan ini pihaknya akan melakukan seleksi ketat terhadap atlet-atlet yang dinilai memiliki potensi besar. Atlet terpilih nantinya akan masuk program pembinaan intensif dengan target utama meraih medali emas dari cabang olahraga tinju pada Porprov 2027.
Dari total 218 peserta, sekitar 70 atlet merupakan petinju asal Jember. Mereka harus menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet daerah lain di Jawa dan Bali yang juga datang dengan persiapan matang. Situasi ini dinilai positif karena mampu mengasah mental bertanding atlet lokal agar terbiasa menghadapi lawan-lawan kuat di level provinsi.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas atlet, kejuaraan ini juga memberikan efek sosial dan ekonomi bagi daerah. Kehadiran atlet, pelatih, dan ofisial dari luar daerah turut menghidupkan aktivitas sekitar lokasi pertandingan, sekaligus memperkuat citra Jember sebagai daerah yang aktif dalam pembinaan olahraga prestasi.
Dengan terselenggaranya “Jember Fighting Competition Bupati Cup 2026”, Pertina Jember berharap pembinaan tinju semakin terarah dan berkelanjutan. Ajang ini menjadi fondasi penting untuk mengharumkan nama Kabupaten Jember di tingkat provinsi, sekaligus menyiapkan generasi petinju yang siap bersaing dan berprestasi di masa depan.
