Kutim – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono mengajak siswa di Kutim memiliki jiwa literasi menulis. Ia juga meminta kepada orang tua dan guru untuk menumbuhkan dan mendukung siswa agar cakap menulis.
“Literasi menulis merupakan keterampilan yang sangat penting bagi siswa. Melalui keterampilan ini, siswa dapat menyampaikan gagasan dan ide-idenya secara efektif,” ungkapMulyono dalam kegiatan Primavaganza XVII bertajuk Apresiasi Karya Seni dan Berbagi Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bhara (YPPSB) 3 Sangatta, Sabtu (4/11/2023).
Sebab, keterampilan itu sangat dibutuhkan siswa dalam mengasah pemikiran, menuangkan hingga menyampaikan pikiran tersebut melalui tulisan.
“Kami mengajak kepada guru dan orang tua untuk mendukung anaknya menulis,” ujarnya
Mulyono menjelaskan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan literasi menulis siswa. Salah satunya dengan membiasakan siswa membaca dan menulis.
“Kita harus membiasakan siswa membaca dan menulis. Semakin banyak siswa membaca, maka semakin baik pula keterampilan menulisnya,” ujar Mulyono.
Selain itu, Kepala Disdikbud Kutim juga mengajak para guru untuk memberikan contoh kepada siswa dalam menulis.
“Para guru pun harus memberikan contoh kepada siswa dalam menulis. Guru harus rajin menulis, baik itu berupa artikel, puisi, atau karya tulis lainnya,” katanya.
Dengan meningkatkan keterampilan literasi menulis siswa, maka akan mendorong generasi yang cerdas dan kreatif.
“Saya berharap, dengan meningkatkan keterampilan literasi menulis siswa, maka siswa di Kutim akan menjadi generasi yang cerdas dan kreatif,” ujar Mulyono.
Dalam Primavaganza XVII itu, Mulyono juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang berprestasi dalam bidang literasi menulis.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada siswa atas prestasi yang telah diraih.
