Jember – Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Neng Ghyta, mengunjungi Sanggar Bambu Indah di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Jumat (29/8/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian program Bunga Desaku yang digelar di Kecamatan Arjasa dan difokuskan pada penguatan potensi lokal.
Dalam kunjungan tersebut, Neng Ghyta menyampaikan kekagumannya terhadap kreativitas para pengrajin bambu di Candijati. Menurutnya, produk yang dihasilkan, mulai dari gazebo, furnitur, kursi, hingga lampu hias, tidak hanya memiliki nilai seni tetapi juga berpotensi tinggi untuk dikembangkan sebagai komoditas ekonomi kreatif. “Alhamdulillah, hari ini saya tercerahkan dan teredukasi langsung oleh pemilik Sanggar Bambu Indah. Ternyata Jember kaya akan potensi bambu yang bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti peran sosial kerajinan tersebut yang melibatkan masyarakat, khususnya kaum ibu. Melalui sistem subkontrak, para ibu rumah tangga dilibatkan dalam proses produksi sehingga mereka memperoleh penghasilan tambahan. “Saya sangat mengapresiasi bagaimana kerajinan ini mampu memberdayakan ibu-ibu sekitar. Ini bukan sekadar usaha kreatif, tapi juga bentuk nyata penggerak ekonomi rakyat,” tambahnya.
Produk bambu dari Candijati diketahui telah menembus pasar luar daerah, sebuah capaian yang menurut Neng Ghyta patut diperluas melalui strategi promosi yang lebih intensif. Ia berharap ke depan produk kreatif berbasis bambu asal Jember bisa lebih dikenal, baik di tingkat regional maupun nasional. “Produk kerajinan bambu ini sudah luar biasa, tinggal bagaimana promosi dan pemasarannya diperkuat. Jember punya potensi besar untuk dikenal melalui karya-karya seperti ini,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa potensi lokal desa, jika dikembangkan secara serius dan berkelanjutan, mampu memberi dampak ganda: mengangkat ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. (ADV)
