Samarinda – Aston Samarinda Hotel bekerja sama dengan Fascreeya dan Dekranasda Kota Samarinda dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati pada 2 oktober, bertajuk “Bateeq Noesantara”.
Rangkaian acara ini berlangsung pada (20-22/10/2023) dan mencakup berbagai kegiatan menarik. Mulai dari Sustainable Food & Fashion Workshop Zero Waste, Beauty Class bersama Wardah Beauty, Kids Fashion Workshop, hingga Pameran UMKM yang berlangsung selama 3 hari pada akhir pekan UMKM. Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Perindustrian dan UKM Kota Samarinda.
Acara ini dipimpin oleh Ibu Wali Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, yang juga merupakan Ketua Dekranasda Kota Samarinda. Fascreeya Indonesia, yang bergerak di bidang Fashion dan Kriya, juga ikut serta dalam kolaborasi ini dengan bertujuan untuk melestarikan budaya batik.
Tri Wahyu Nizar, Executive Assistant Manager ASTON Samarinda Hotel & Convention Center, menyatakan antusiasmenya dalam mempromosikan dan melestarikan kebudayaan batik Indonesia. Mereka juga berusaha mengenalkan batik kepada generasi muda melalui Kids Fashion Workshop, yang diikuti oleh siswa-siswi sekolah dasar.
“Dengan adanya event kolaborasi ini, kami sangat antusias melestarikan Batik sebagai kebanggaan bangsa Indonesia. juga memperkenalkan batik kepada anak-anak seperti dalam Kids Fashion Workshop yang diikuti oleh beberapa siswa/i sekolah dasar, dan juga memberi wadah pula kepada para designer yang baru belajar untuk mendapatkan pelatihan serta workshop dari teman-teman Fascreeya yang notabene sudah certified dibidangnya,” ucap Tri Wahyu Nizar, Executive Assistant Manager ASTON Samarinda Hotel & Convention Center.
Puncak acara berlangsung pada 22 Oktober, dengan peragaan hasil karya dari para desainer yang mengikuti workshop dalam sebuah fashion show di Lobby Area ASTON Samarinda. Tak hanya para desainer, Ibu Rinda Andi Harun, Ibu Nurrahmani dari Dinas Perindustrian dan UKM, serta Ibu Helen Rusianto, pemilik ASTON Samarinda, juga ikut serta dalam memperagakan busana yang merupakan hasil karya dari Fascreeya.
Acara ditutup dengan peragaan koleksi kain batik dari 9 kecamatan di Kota Samarinda oleh staf perwakilan dari ASTON Samarinda. Semua ini adalah bagian dari upaya untuk mempromosikan dan melestarikan kekayaan budaya batik dalam rangkaian acara “Bateeq Noesantara.”
