Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, memastikan rencana pembangunan jalan provinsi di Kecamatan Sanggulirang tetap melewati Desa Tepian Terap dan Desa Pelawan. Kepastian ini disampaikan usai rapat bersama perwakilan masyarakat dan Kades kedua desa, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Camat Sangkulirang serta Bappeda kutim, Selasa (26/8/2025).
Menurut Subandi, sejak awal ada kekhawatiran bahwa jalan sepanjang kurang lebih 34 kilometer tersebut tidak akan melewati desa-desa itu. Namun setelah adanya pembahasan terbaru, aspirasi masyarakat akhirnya diakomodir. “Intinya, kedua desa itu tetap dilalui. Karena salah satu tujuan pembangunan jalan provinsi adalah meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa aspirasi ini bukan hal baru, melainkan sudah lama disuarakan oleh masyarakat setempat. Perubahan rencana trase jalan sempat menimbulkan keresahan, sebab jika jalan tidak melewati desa, dampak positif pembangunan akan berkurang bagi warga. Dengan jawaban dari PUPR yang memastikan jalur tetap mengakomodir dua desa tersebut, Subandi menyebut tidak ada lagi kendala berarti.
“Kalau jalan provinsi dibangun tanpa melewati desa mereka, tentu manfaatnya tidak maksimal. Sekarang aspirasi sudah diakomodir, jadi masyarakat bisa merasa lega,” kata Subandi.
Pembangunan jalan provinsi sepanjang 30–34 kilometer ini diyakini akan membuka akses baru bagi warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan memangkas biaya transportasi. Selain itu, konektivitas antarwilayah di pesisir Kutim juga akan semakin terbuka, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Terkait pendanaan, Subandi menjelaskan proyek ini menggunakan anggaran dari APBD. Namun tidak menutup kemungkinan ada tambahan dukungan pendanaan jika diperlukan untuk mempercepat penyelesaian proyek strategis tersebut.
Dengan terakomodirnya aspirasi masyarakat Desa Terap dan Desa Belawan, DPRD Kaltim berharap pembangunan jalan provinsi ini bisa berjalan lancar tanpa hambatan, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk mendengar dan memenuhi kebutuhan warga.
