Sidoarjo – Derap langkah barisan Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas menggema di halaman Pendopo Delta Wibawa saat apel nasional digelar memperingati hari ulang tahun ke-75 Satpol PP, ke-63 Satlinmas, dan ke-106 Damkar, Rabu (8/4/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., yang hadir bersama Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana dan Sekda Dr. Fenny Apridawati.
Dalam amanatnya, Bupati Subandi mengajak seluruh jajaran dan elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta menjunjung tinggi nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
“Kita semua tahu, peran Satpol PP dan Satlinmas bukan hanya sebagai penjaga kota, tetapi juga pelindung masyarakat yang terlibat langsung dalam proses pembangunan,” kata Subandi di hadapan peserta apel.
Ia menyampaikan bahwa sinergi, profesionalisme, serta jiwa korsa menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efektivitas kinerja. Menurutnya, ketiga unsur ini—Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas—memiliki peran strategis dalam menciptakan ketertiban umum dan keamanan wilayah, termasuk kesiapsiagaan terhadap potensi bencana seperti kebakaran.
“Sinergi dengan TNI, Polri, dan perangkat daerah lainnya harus terus diperkuat. Ini adalah urusan wajib dalam pelayanan dasar kepada masyarakat,” tambahnya.
Subandi juga menyoroti peran penting Satpol PP dalam penegakan hukum daerah. Ia menyebut, meski jumlah personel terbatas, Satpol PP dan Satlinmas dituntut tetap sigap menjalankan operasi yustisi dan penertiban lingkungan. Isu penanganan PKL dan warung remang-remang juga menjadi sorotan serius yang perlu ditindaklanjuti secara tegas.
“Profesionalisme dan integritas adalah kunci. Semua upaya pembangunan harus sejalan dengan misi menciptakan Sidoarjo yang aman, kondusif, dan guyub rukun,” tegas Subandi.
Di akhir acara, dilakukan juga peninjauan peralatan pemadam kebakaran serta simulasi darurat yang menarik perhatian peserta. Wakil Bupati Mimik Idayana bahkan turut mencoba langsung teknik pemadaman tabung gas bocor.
“Pengetahuan seperti ini penting sekali, terutama bagi ibu-ibu. Mereka harus tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kebocoran gas,” ujar Mimik antusias.
Apel nasional ini menjadi momentum mempererat semangat pengabdian dan kesiapsiagaan dalam menjaga ketenteraman serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
