Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) kembali melanjutkan program unggulannya berupa pembagian seragam dan buku gratis untuk murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program ini bertujuan untuk meringankan beban orang tua serta mendukung proses belajar mengajar di sekolah-sekolah Kutim. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyatakan komitmennya untuk terus melaksanakan program ini.
“Jadi, untuk pembagian seragam gratis untuk anak SD dan SMP itu sudah kami anggarkan dan itu tetap berlanjut,” ungkapnya di ruang kerjanya, Selasa (21/5/2024).
Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seragam wajib, seperti seragam putih-merah untuk jenjang SD dan seragam putih-biru untuk jenjang SMP. Tidak hanya itu, seragam batik untuk murid SD juga disediakan secara gratis.
“Tidak hanya seragam wajib, Insya Allah tahun ini seragam batik untuk anak SD juga kami siapkan,” katanya.
Selain seragam, Disdikbud Kutim juga mengadakan buku sekolah bagi pelajar tingkat SD dan SMP. Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi siswa dan orang tua dalam proses pembelajaran. Pemkab Kutim juga sedanga menyiapkan buku pendamping selain buku wajib.
“Itu kan telah kami siapkan, maka instansi pendidikan tidak boleh mengkomersilkan buku-buku pelajaran, baik yang wajib maupun yang pendamping,” tegas Mulyono.
Lebih lanjut, Mulyono menambahkan bahwa pihaknya juga berfokus pada perbaikan dan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh kecamatan. Selain itu, upaya pencapaian standar akreditasi A untuk sekolah negeri dan swasta terus didorong.
“Setelah kami lakukan evaluasi, hingga saat ini sisa dua yang belum kami maksimalkan: sarana dan prasarana serta akreditasi. Makanya kami buat tim untuk turun ke lapangan, langsung ke sekolah-sekolah dan kami berikan sedikit pemahaman,” jelasnya.
Tim yang dibentuk bertugas untuk mengetahui kendala yang dihadapi sekolah-sekolah di Kutim dan mendengarkan keluhan guru guna tindakan lebih lanjut.
“Setelah kami ke lapangan, kami menemukan hampir tidak ada sekolah yang tidak tersentuh pembangunan, khususnya bagi SD dan SMP,” ungkap Mulyono.
Program ini merupakan salah satu langkah nyata Disdikbud Kutim dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Dengan adanya seragam dan buku gratis, diharapkan semua anak di Kutim dapat menikmati pendidikan yang layak tanpa harus terbebani biaya tambahan. Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana serta akreditasi sekolah juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
