Jombang – Pembangunan desa menjadi salah satu wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Komitmen tersebut terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0814/Jombang di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Untuk memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan sesuai rencana, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) Mabesad turun langsung melakukan peninjauan lapangan, Rabu (28/10/2026).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin Kolonel Inf Donny Noviadi, S.H., selaku Paban V/Wilhanrat Sterad, bersama Letkol Inf Dicky Purwanto, S.Sos., M.I.P., yang menjabat Pabandya-4 Wasev Manunggal TNI Spaban V/Wilhanrat Sterad. Rombongan didampingi penanggung jawab kegiatan, Letda Cba Sulis H., selaku Pj. Pasiter Kodim 0814/Jombang. Sekitar 20 orang turut mengikuti rangkaian kegiatan peninjauan untuk melihat perkembangan sejumlah pekerjaan fisik TMMD.
Dalam agenda tersebut, Tim Wasev memeriksa beberapa sasaran pembangunan yang menjadi bagian dari program TMMD ke-130. Pekerjaan yang ditinjau meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.338 meter, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta penyediaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Peninjauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan pengerjaan di lapangan sekaligus mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Melalui pengawasan tersebut, setiap sasaran diharapkan dapat diselesaikan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan dan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.338 meter menjadi salah satu sasaran penting karena infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas warga. Akses jalan yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar aktivitas sehari-hari, memudahkan pengangkutan hasil pertanian, serta mendukung hubungan antarwilayah di lingkungan Desa Klitih.
Selain pembangunan infrastruktur jalan, rehabilitasi RTLH juga menjadi perhatian dalam program TMMD kali ini. Perbaikan rumah warga yang membutuhkan diharapkan dapat menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat di kawasan pedesaan.
Sementara itu, pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama berkaitan dengan ketersediaan air bersih dan sanitasi lingkungan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih baik.
Pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan pembangunan mencerminkan semangat gotong royong sebagai salah satu kekuatan dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Melalui kunjungan Tim Wasev Sterad Mabesad, pelaksanaan program TMMD ke-130 Kodim 0814/Jombang diharapkan terus berjalan secara terarah dan memberikan hasil sesuai kebutuhan warga. Pengawasan dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap pekerjaan memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan pembangunan jalan, perbaikan rumah, penyediaan air bersih, dan fasilitas sanitasi, TMMD di Desa Klitih diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Pada akhirnya, keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari selesainya seluruh sasaran pembangunan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, Kodim 0814/Jombang diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Jombang.
