Bontang – “Guyub dan migunani” menjadi napas yang mengiringi peringatan hari ulang tahun ke-9 Paguyuban Sragen di Bontang (PSSB) di Gedung 3D, Ahad (30/8/2026). Anggota DPRD Kota Bontang dari Partai Demokrat, Sumardi Syawal, menaruh perhatian pada perjalanan paguyuban tersebut dan mendorong agar PSSB tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga terus hadir memberi manfaat bagi masyarakat.
Sumardi menilai usia sembilan tahun merupakan momentum penting bagi PSSB untuk memperkuat kekompakan internal sekaligus memperluas peran sosial di Kota Bontang. Menurutnya, keberadaan paguyuban berbasis kedaerahan memiliki posisi strategis karena mampu menjadi wadah kekeluargaan, menjaga ikatan antarwarga perantauan, sekaligus membangun hubungan yang baik dengan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat.
Ia memandang semangat “migunani” yang dibawa PSSB perlu terus dipertahankan dalam setiap kegiatan organisasi. Nilai tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai kebersamaan di antara warga asal Sragen, tetapi juga sebagai dorongan agar paguyuban dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan tempat para anggotanya tinggal dan berkembang.
Sumardi Syawal berharap PSSB semakin aktif mengambil bagian dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan, serta mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Bontang. Ia juga menilai kekuatan utama sebuah paguyuban terletak pada kebersamaan dan kepedulian antaranggota.
Menurut Sumardi, organisasi masyarakat seperti PSSB dapat menjadi salah satu kekuatan sosial dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bontang. Karena itu, ia mendorong agar komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun unsur lainnya terus diperkuat.
Kehadiran Sumardi dalam perayaan HUT ke-9 PSSB sekaligus menunjukkan dukungannya terhadap organisasi yang selama ini menjadi rumah kebersamaan warga Sragen di Bontang. Ia melihat eksistensi paguyuban yang mampu bertahan selama sembilan tahun sebagai bukti kuatnya rasa persaudaraan dan komitmen para anggotanya dalam menjaga hubungan kekeluargaan di tanah perantauan.
Dalam momentum tersebut turut disampaikan harapan agar PSSB terus memegang semangat memberi manfaat bagi sesama.
“Semoga Paguyuban Sragen di Bontang migunani, bermanfaat, bisa membantu dan support program pemerintah Bontang,” demikian harapan yang disampaikan dalam peringatan HUT ke-9 PSSB, Minggu (30/8/2026).
Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Sumardi yang mendorong PSSB agar semakin terbuka dalam membangun kolaborasi dan mengambil peran positif di tengah masyarakat. Menurutnya, usia organisasi yang semakin matang semestinya dibarengi dengan semakin kuatnya kepedulian sosial dan kontribusi terhadap daerah.
Perayaan HUT ke-9 PSSB juga dihadiri Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris dan Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang Letkol Arh Bayu Adiwisuda, S.Sos., M.Hub.Int. Selain Sumardi Syawal, hadir pula anggota DPRD Kota Bontang Suharno.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan eratnya hubungan antara PSSB dengan pemerintah, legislatif, TNI, dan elemen masyarakat lainnya. Momentum ulang tahun pun tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ruang untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan lintas unsur.
Bagi PSSB, sembilan tahun perjalanan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi program dan menata langkah berikutnya. Tantangan ke depan bukan hanya menjaga kekompakan internal, tetapi juga memastikan keberadaan paguyuban semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Sumardi pun mendorong agar semangat persaudaraan yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan internal. Kebersamaan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan melalui kepedulian sosial, gotong royong, dukungan terhadap kegiatan masyarakat, hingga partisipasi dalam pembangunan Kota Bontang.
Sebagai kota dengan masyarakat yang beragam latar belakang, Bontang memiliki banyak paguyuban yang menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat. Menurut Sumardi, keberadaan organisasi semacam itu dapat menjadi modal sosial apabila mampu menjaga kerukunan, membangun komunikasi, dan mengedepankan kepentingan bersama.
Memasuki usia ke-9, PSSB diharapkan semakin kokoh menjaga semangat guyub dan migunani. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Sumardi Syawal, menjadi penguat agar paguyuban tersebut terus tumbuh sebagai wadah kekeluargaan sekaligus bagian dari kekuatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kota Bontang.
