Jakarta – “Garuda muda sedang menajamkan sayapnya.” Timnas Indonesia U-19 resmi menyiapkan 23 pemain untuk Piala AFF U-19 2026, dengan enam nama diaspora masuk dalam daftar akhir skuad pilihan pelatih Nova Arianto.
Daftar pemain tersebut terdiri dari tiga penjaga gawang, sepuluh pemain bertahan, lima gelandang, dan lima penyerang. Enam pemain diaspora yang masuk dalam skuad tersebar di beberapa sektor permainan, yakni Mathew Baker, Timothy Baker, Amar Brkic, Zinadein Ardiansyah, Welber Jardim, dan Fabio Azkairawan. Kehadiran mereka dinilai menambah kedalaman tim sekaligus memberikan opsi berbeda di lapangan.
“Iya betul atas nama Igor karena saya melihat kondisinya belum siap,” ujar Nova Arianto terkait keputusan mencoret Igor Arungbumi Sanders dari daftar akhir pemain Timnas Indonesia U-19.
Pernyataan Nova itu menegaskan bahwa pemilihan pemain dilakukan berdasarkan kesiapan fisik dan kebutuhan strategi tim. Meski ada pemain diaspora yang tidak lolos seleksi akhir, komposisi enam nama yang tersisa dianggap cukup untuk memperkuat skuad Garuda Nusantara dalam menghadapi persaingan regional.
Di posisi penjaga gawang, tim pelatih memilih Dafa Al Gasemi, Erdevba Aulia, dan Rendi Razzaqu. Sektor pertahanan diperkuat Ibra Ohorella, Putu Panji, Rafa Abdurahman, Eizar Jacob, Mathew Baker, Algazani Dwi, Radityo Raharjo, Timothy Baker, Amar Brkic, dan Fabio Azkairawan.
Lini tengah dipercayakan kepada Evandra Florasta, Zinadein Ardiansyah, Welber Jardim, Nazriel Alvaro, dan Isfandyar Abdillah. Sedangkan lini depan dihuni Irpan Abadi, Theodore Evan, Dimas Adi Putra, Reno Salampessy, serta Arkhan Kaka yang diharapkan menjadi mesin gol Indonesia sepanjang turnamen.
Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan tampil di Piala AFF U-19 2026 yang berlangsung pada 1 Juni 2026 hingga 14 Juni 2026. Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Myanmar, dan Timor Leste. Status sebagai tuan rumah membuat ekspektasi publik terhadap performa Garuda muda semakin tinggi.
Kombinasi pemain lokal dan diaspora diharapkan mampu menciptakan keseimbangan permainan. Selain memburu prestasi di level Asia Tenggara, turnamen ini juga menjadi momentum penting bagi regenerasi sepak bola nasional menuju kelompok usia yang lebih tinggi.
Dengan daftar akhir yang telah diumumkan, Timnas Indonesia U-19 kini memasuki fase pematangan strategi. Para pemain muda tersebut diharapkan dapat menjawab harapan publik dan menunjukkan bahwa Garuda Nusantara memiliki masa depan yang menjanjikan.
