Jember – Api yang datang tanpa aba-aba mengubah suasana tenang di Lingkungan Krajan, Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, menjadi kepanikan. Sebuah rumah milik warga dilaporkan terbakar pada Sabtu siang [Sabtu (9/5/2026)], saat kondisi rumah tengah kosong ditinggal penghuninya. Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung gas yang memicu kobaran api hingga merembet ke bagian atap bangunan.
Rumah yang terdampak diketahui milik Mak’an (57), warga Jalan Sriti RT 001 RW 001, Kelurahan Banjarsengon. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB ketika pemilik rumah sedang bekerja, sedangkan istrinya keluar menuju warung. Warga sekitar yang melihat asap dan kobaran api segera berdatangan untuk memberikan bantuan sembari berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah menggunakan peralatan seadanya.
Kepala BPBD Jember sekaligus Ketua Pusdalops PB, Edy Budi Susilo, menyebut laporan kebakaran diterima sekitar pukul 15.00 WIB. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan asesmen lapangan dan penanganan darurat terhadap dampak kebakaran.
“Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas yang menyebabkan api cepat membesar dan merembet ke atap rumah,” ujar Edy.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan api sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian material tak dapat dihindari. Sebagian atap rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, sementara sebuah kasur serta sejumlah dokumen penting milik korban hangus terbakar.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Jember bersama unsur terkait langsung menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak. Bantuan tersebut mencakup paket sembako, makanan siap saji, lauk-pauk, perlengkapan kebersihan, selimut, family kit, paket sandang, hingga terpal untuk penanganan sementara bagian atap rumah yang rusak akibat kebakaran.
“Saat ini kondisi api sudah padam dan atap rumah sementara ditutup menggunakan terpal,” tambah Edy.
Proses penanganan di lapangan turut melibatkan petugas Damkar, perangkat Kelurahan Banjarsengon, MDMC, jajaran RT/RW, hingga masyarakat sekitar yang bahu membahu membantu proses pemadaman dan evakuasi barang milik korban. Kebersamaan warga dinilai membantu mempercepat penanganan sebelum situasi semakin memburuk.
BPBD Jember juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan kompor gas rumah tangga. Pemeriksaan berkala terhadap kondisi selang, regulator, maupun tabung gas dinilai penting untuk mencegah kebocoran yang dapat memicu kebakaran serupa di lingkungan permukiman. (ADV).
