Sidoarjo – Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Sidoarjo menjadi lebih bermakna bagi masyarakat pada Minggu (1/2/2026). Tidak hanya diisi aktivitas olahraga dan rekreasi, ruang publik tersebut juga dimanfaatkan RSUD Sidoarjo Barat untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga. Kehadiran RSUD Sibar di tengah keramaian CFD menjadi wujud nyata pelayanan kesehatan yang hadir langsung di ruang publik.
Partisipasi RSUD Sidoarjo Barat dalam kegiatan opening CFD Alun-Alun Sidoarjo ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan berbagai layanan kesehatan unggulan yang dimiliki rumah sakit. Warga yang hadir tampak antusias mendatangi stan RSUD Sibar untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis maupun sekadar berkonsultasi dengan tenaga medis.
Direktur Utama RSUD Sidoarjo Barat, Abdillah Segaf Alhadad, mengatakan bahwa keikutsertaan RSUD Sibar dalam CFD merupakan bagian dari strategi mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, dibukanya kembali Alun-Alun Sidoarjo sebagai pusat aktivitas warga menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan layanan rumah sakit secara langsung.
“Kami memanfaatkan CFD sebagai sarana edukasi dan promosi layanan kesehatan. Masyarakat bisa langsung mengenal fasilitas dan layanan unggulan RSUD Sidoarjo Barat tanpa harus datang ke rumah sakit,” ujarnya, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah layanan unggulan turut diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya layanan ESWL atau terapi pemecah batu ginjal tanpa operasi, fasilitas CT Scan 128 slice, serta berbagai layanan penunjang medis lainnya yang telah tersedia di RSUD Sidoarjo Barat.
“Layanan-layanan ini kami perkenalkan agar masyarakat tahu bahwa RSUD Sibar terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan,” jelasnya.
Selain promosi layanan unggulan, RSUD Sidoarjo Barat juga membuka berbagai layanan langsung bagi masyarakat. Warga yang datang dapat menikmati pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek tekanan darah, penghitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), hingga konsultasi gizi dan program diet sehat. Kegiatan ini dirancang agar masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.
Menurut dr. Abdillah, kegiatan serupa tidak akan berhenti di CFD saja. RSUD Sidoarjo Barat berencana terus menggiatkan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) ke desa-desa dan ruang publik lainnya. Selain itu, promosi layanan juga terus diperkuat melalui media sosial dan platform digital resmi rumah sakit.
“Kegiatan ini akan terus kami galakkan. Harapannya, RSUD Sidoarjo Barat semakin dikenal luas dengan layanan yang lengkap, bermutu, dan mudah diakses masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha RSUD Sidoarjo Barat, Imma Apriana, menambahkan bahwa kegiatan di CFD dirancang agar bersifat edukatif sekaligus menyenangkan. Selain layanan cek kesehatan gratis, pihaknya juga menyediakan konsultasi layanan serta berbagai permainan interaktif berhadiah.
“Melalui CFD ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan. Dengan konsep santai dan interaktif, masyarakat menjadi lebih tertarik untuk datang dan bertanya,” ujarnya.
Imma berharap, kehadiran RSUD Sidoarjo Barat di ruang publik dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti rutin memeriksakan kondisi tubuh dan menerapkan pola hidup sehat.
Dengan memanfaatkan CFD sebagai media pendekatan, RSUD Sidoarjo Barat menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit daerah yang tidak hanya menunggu pasien datang, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran RSUD Sibar sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang ramah, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan warga Kabupaten Sidoarjo.
