Sangatta – Harapan warga Desa Singa Gembara akhirnya terwujud setelah peletakan batu pertama pembangunan posyandu baru dilaksanakan pada [Kamis (4/12/2025)]. Sejak bertahun-tahun, kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di desa ini berlangsung dengan fasilitas terbatas dan menumpang di rumah warga, terutama bagi masyarakat di Dusun 6 dan Dusun 7. Kini, proses panjang pengajuan bantuan yang telah berjalan hampir dua tahun itu mulai membuahkan hasil.
Kepala Desa Singa Gembara, Hamriani Kassa, mengungkapkan bahwa pembangunan posyandu ini dapat terlaksana berkat dukungan dari program CSR PT Kaltim Prima Coal (KPC).
“Alhamdulillah kami mendapat bantuan CSR PT KPC sepembangunan gedung posyandu. Mekanismenya melalui tim dan ketua kader posyandu. Setahun lebih, hampir dua tahun proses pengajuan, dan hari ini kami bisa menyaksikan realisasinya. Harapan kami, pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat Dusun 6 dan Dusun 7,” ujar Hamriani.
Ia menjelaskan bahwa selama ini posyandu belum memiliki gedung sendiri, sehingga seluruh kegiatan pelayanan harus bergantung pada ketersediaan rumah warga. Tahun ini, Desa Singa Gembara membangun dua posyandu sekaligus—satu melalui bantuan CSR PT KPC dan satu lagi menggunakan dana desa—keduanya dimulai pada tanggal yang sama.
“Mudah-mudahan pembangunan bisa selesai sesuai target KPC. Semua warga juga terlibat, jadi kami berharap hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” tambahnya.
Acara peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Sekretaris Camat Sangatta Utara, perwakilan PT KPC, PT Pama, Puskesmas Teluk Tinggi, Ketua RT 35 dan RT 20, Ketua serta anggota PKK, kader posyandu, PLKB Desa Singa Gembara, kader pembangunan manusia, dan sejumlah kepala dusun. Kehadiran berbagai pihak ini menandai kuatnya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar di desa tersebut.
Bagi warga Singa Gembara, pembangunan posyandu baru ini adalah langkah besar menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik, aman, dan terstruktur. Dengan dukungan pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat, fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta akses kesehatan bagi keluarga di dua dusun tersebut.
