Padang – Dunia pendidikan Sumatera Barat kembali menorehkan catatan manis. SMAN 1 Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, berhasil masuk tiga besar dalam ajang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat. Capaian ini menjadi bukti komitmen kuat sekolah tersebut dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap publik.
Pengumuman hasil Monev dilakukan pada Rabu (22/10/2025) di Padang. Dalam rapat pleno tersebut, KI Sumbar menetapkan tiga besar badan publik dari setiap kategori untuk melaju ke tahap visitasi lapangan. Proses ini merupakan hasil penilaian berlapis, mulai dari pengisian kuesioner hingga sesi presentasi. Dari total 427 badan publik yang ikut serta, sebanyak 352 menyelesaikan kuesioner dan 128 melanjutkan ke tahap presentasi.
“Sampai tahap presentasi, sudah ada 101 badan publik yang dipastikan meraih predikat Informatif tahun ini, termasuk SMAN 1 Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota,” jelas Mona Sisca, Ketua Monev KI Sumbar, saat ditemui seusai rapat pleno. Ia menambahkan, total 33 badan publik dari 11 kategori berhasil meraih nilai tertinggi dan akan menjalani tahap visitasi lapangan pada [28–31 Oktober 2025].
Kepala Sekolah Lisa Lazwardi mengaku bangga atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja bersama seluruh keluarga besar SMAN 1 Kecamatan Guguak. Kami terus berupaya memberikan pelayanan informasi yang cepat, terbuka, dan berkualitas bagi masyarakat dan peserta didik. Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral kami sebagai lembaga pendidikan publik,” ujarnya pada Kamis (23/10/2025).
Lisa menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya telah lama menerapkan prinsip keterbukaan dalam berbagai aspek manajemen, mulai dari publikasi program kegiatan, transparansi penggunaan dana BOS, hingga inovasi pelayanan berbasis digital. Langkah ini, katanya, bertujuan agar masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi terkait kebijakan dan aktivitas sekolah.
Ketua KI Sumbar Musfi Yendra menegaskan bahwa peningkatan jumlah badan publik yang meraih predikat Informatif tahun ini merupakan hasil pembenahan metode penilaian yang lebih inklusif. “Kami melakukan perbaikan pada sistem evaluasi, termasuk memberi masa sanggah agar badan publik bisa melengkapi data sebelum penilaian final,” ungkapnya.
Hasil akhir ajang bergengsi ini akan diumumkan pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Barat 2025. Bagi SMAN 1 Guguak, pencapaian ini bukan hanya pengakuan atas keterbukaan informasi, tetapi juga simbol dedikasi untuk membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan negeri.
Dengan langkah konsisten di bawah kepemimpinan Lisa Lazwardi, SMAN 1 Kecamatan Guguak kian memantapkan diri sebagai sekolah teladan dalam praktik transparansi dan tata kelola pendidikan di Sumatera Barat.
