Sungai Penuh – Upaya menciptakan kota bebas sampah plastik kian dikuatkan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui rapat koordinasi pengelolaan persampahan tingkat kota. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Walikota pada Senin (11/8/2025) ini mengusung tema “Menuju Sungai Penuh Juara, Bebas Sampah Plastik, Meraih Adipura Tahun 2028”.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh, Wahyu Rahman Dedy, memimpin langsung jalannya rapat yang dihadiri oleh Wakil Walikota Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alpian, serta jajaran kepala SKPD, camat, dan kepala desa. Pertemuan ini menjadi wadah bagi semua pemangku kepentingan untuk membahas strategi dan komitmen bersama dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayah tersebut.
“Tidak cukup hanya tangan DLH untuk menangani ini. Kita butuh kesadaran dan keterlibatan semua pihak. Kota yang bersih dan sehat akan menjadi kebanggaan kita bersama dan menarik banyak kunjungan. Harapan kami, langkah ini dapat berjalan optimal, baik pada tata kelola TPS 3R maupun kesadaran masyarakat,” ujar Wahyu Rahman Dedy dalam arahannya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu kunci utama untuk meraih penghargaan Adipura 2028. Target bebas sampah plastik menjadi tantangan besar yang hanya dapat tercapai melalui kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga lapisan masyarakat.
Rapat koordinasi ini tidak hanya membahas aspek teknis pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong pembentukan komitmen bersama antarinstansi. Program pengelolaan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) menjadi fokus utama, disertai ajakan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai bahwa penanganan sampah yang efektif akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga, mempercantik wajah kota, serta meningkatkan daya tarik wisata. Sinergi antar pihak diyakini akan memudahkan tercapainya target besar tersebut.
Dengan langkah awal yang solid melalui rapat ini, Sungai Penuh optimistis dapat menjadi kota juara yang bebas dari sampah plastik, sekaligus mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih Adipura pada 2028. (ADV).
