Kediri – Meski berhasil mengalahkan tim Porprov Kabupaten Kediri dengan skor meyakinkan 3-1, Inter Kediri masih menyimpan pekerjaan rumah. Laga uji coba yang digelar di Lapangan Ngronggo pada Sabtu sore (22/3/2025) menjadi ajang evaluasi serius bagi sang pelatih kepala, Budiardjo Thalib.
Kemenangan ini seharusnya menjadi sinyal positif bagi tim menjelang babak putaran nasional Liga 4. Namun, Budiardjo tak ingin terlena. Ia mengakui bahwa permainan timnya masih jauh dari kata sempurna, terutama dalam hal transisi permainan dan penyelesaian akhir.
“Saya kira dari game plan uji coba ini saya melihat masih banyak sejumlah kekurangan yang harus segera kita lakukan perbaikan. Ini perlu waktu. Saya akan perbaikinya pelan-pelan,” ujarnya usai laga.
Pelatih yang sempat membawa Persik Kediri menjuarai Liga 2 tahun 2019 itu menyoroti kurang maksimalnya pemahaman organisasi permainan anak asuhnya, baik dalam menyerang maupun bertahan. Dua peluang penalti yang gagal dimanfaatkan juga menjadi catatan tersendiri baginya.
“Transisi saya kira masih perlu kita lakukan perbaikan. Karena saya ingin para pemain benar-benar paham bagaimana cara menerapkan organisasi permainan, baik pada saat menyerang dan bertahan. Selebihnya kekurangan ada pada finishing dan tendangan penalti yang hari ini mendapat dua kali kesempatan namun gagal menjadi gol,” tambahnya.
Meski begitu, Budiardjo tetap optimistis. Dengan materi pemain yang dimiliki, ia yakin Inter Kediri mampu memenuhi target besar yang dibebankan manajemen—yakni promosi ke Liga 3 musim depan. Ia pun meminta dukungan dari warga Kediri untuk perjalanan tim ini.
“Saya tidak mendahului yang kuasa. Tapi saya yakin, dan akan berusaha keras untuk memenuhi target yang diinginkan oleh manajemen Inter Kediri untuk lolos ke Liga 3 musim depan. Mohon doa serta dukungannya warga Kediri untuk sama-sama berjuang bersama kami,” ucapnya.
Sebagai informasi, Inter Kediri merupakan salah satu dari delapan tim asal Jawa Timur yang lolos ke babak nasional Liga 4. Putaran tersebut dijadwalkan bergulir mulai 21 April 2025, dan akan menjadi panggung pembuktian bagi klub-klub yang ingin naik kasta.
Dengan semangat tinggi dan evaluasi berkelanjutan, Inter Kediri berharap bisa membawa nama kota ini bersinar kembali di level kompetisi nasional.
