Mojokerto – Pemerintah Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Mojokerto, menggelar acara bersholawat dalam rangka Ruwah Desa di Balai Desa Batankrajan, Sabtu (22/2/2025). Acara ini menjadi puncak rangkaian tradisi tahunan Ruwah Desa Batankrajan yang diadakan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Batankrajan, Antony Wijohari, beserta jajaran perangkat desa, serta sejumlah tokoh agama seperti Ustadz Bahrul Ulum, Ustadz Zainal Fanani, Ustadz Miftahul Khoir, Ustadz Raka Endi, dan Gus Muhammad Izzul Kafie. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran Cak Cuplis CS yang semakin menyemarakkan suasana.
Sejak sore, warga sudah mulai berdatangan ke Balai Desa Batankrajan. Tidak hanya warga setempat, acara ini juga menarik perhatian masyarakat dari luar desa yang ingin ikut bersholawat bersama. Lantunan sholawat menggema, menciptakan suasana penuh khidmat dan kebersamaan.
Jariyah, salah satu warga Batankrajan, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas terselenggaranya acara ini. “Saya dan warga sangat senang karena Bapak Kepala Desa bisa mengadakan pengajian dan sholawatan ini. Banyak juga warga dari luar desa yang ikut hadir. Semoga tahun depan acara seperti ini bisa kembali diadakan,” ujarnya.
Kepala Desa Batankrajan, Antony Wijohari, dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi Ruwah Desa ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan keimanan masyarakat menjelang Ramadan.
“Acara ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan. Selain itu, ini juga menjadi momen untuk mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga desa Batankrajan,” ujar Antony.
Ia juga berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan oleh generasi mendatang agar nilai-nilai keislaman dan kebersamaan dalam masyarakat tetap terjaga.
Acara bersholawat ini menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan Ruwah Desa yang rutin digelar setiap tahun. Dengan adanya dukungan dari pemerintah desa dan antusiasme masyarakat, diharapkan kegiatan ini bisa terus berlangsung dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang.
Selain bersholawat, Ruwah Desa Batankrajan juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya, seperti doa bersama dan santunan kepada anak yatim. Semua ini menjadi bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan suksesnya acara ini, masyarakat Batankrajan kini semakin siap menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keimanan.
