Sangatta – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kutai Timur yang ke-78 tahun ini berlangsung meriah dan penuh semangat, menampilkan serangkaian kegiatan yang mencerminkan dedikasi dan komitmen para anggotanya terhadap pembangunan masyarakat.
Acara yang digelar selama tiga hari berturut-turut ini diawali dengan sambutan dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, yang menyatakan apresiasinya terhadap kontribusi Muslimat NU. “Usia 78 tahun adalah usia yang sangat matang dan penuh pengalaman. Sepanjang sejarahnya, Muslimat NU telah menunjukkan peran yang sangat penting dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, peringatan ini juga memperkuat ikatan persaudaraan antar anggota Muslimat NU. Bupati Ardiansyah menambahkan, “Ikatan persaudaraan yang kuat dari sebuah organisasi akan menjadikan organisasi yang mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, sehingga dapat melahirkan dan mewujudkan perempuan yang bertaqwa juga amanah.”
Rangkaian Acara
Ketua PC Muslimat NU Kutai Timur, Sulasih, melaporkan bahwa perayaan ini dimulai pada Kamis (23/5) dengan talk show kesehatan yang mendapat perhatian besar dari peserta. “Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kesehatan di kalangan masyarakat, khususnya para anggota Muslimat NU,” jelasnya.
Kegiatan hari kedua, Jumat (24/5), dimeriahkan dengan lomba dan gebyar sholawat yang diikuti oleh 19 peserta dari berbagai daerah, termasuk Kombeng dan Bengalon. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota dan masyarakat sekitar.
Puncak acara pada Sabtu (25/5) diisi dengan pengajian akbar yang dihadiri oleh ratusan jamaah. Selain itu, kegiatan santunan untuk anak yatim dan penampilan dari tiga pemenang lomba Jam’iyyah sholawat juga menambah kemeriahan acara. Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang hadir.
Dukungan Pemerintah dan Harapan Masa Depan
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk bersinergi dengan Muslimat NU dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur. “Perayaan Harlah yang ke-78 ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat peran Muslimat NU dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sulasih juga menambahkan bahwa saat ini terdapat 65 majelis ta’lim di Kutai Timur. “Kami tetap semangat mencari ilmu dan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ardiansyah atas dukungan penuh yang diberikan.
Sementara itu, Ketua Muslimat NU Kalimantan Timur, Aminah, menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat hidup sejahtera dan berkualitas dengan diwarnai oleh nilai-nilai ahlussunah wal jamaah. “Dalam bidang pendidikan, Muslimat sudah mengelola lebih dari 9800 TK dan RA, serta berbagai yayasan yang berfokus pada kesejahteraan umat,” ungkapnya.
Perayaan Harlah Muslimat NU Kutai Timur ke-78 ini menjadi bukti nyata dari semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi dalam upaya memajukan masyarakat. Dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, Muslimat NU terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur.
