Islam mengajarkan adab dalam setiap aspek kehidupan, termasuk saat makan. Rasulullah ﷺ memiliki kebiasaan tertentu setelah makan yang bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga membawa manfaat kesehatan. Sunnah-sunnah ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar mendapatkan keberkahan dalam makanan dan menjaga kesehatan tubuh:
1. Berhenti Makan Sebelum Kenyang
Salah satu kebiasaan Rasulullah ﷺ adalah makan secukupnya dan tidak berlebihan. Beliau mengajarkan agar seseorang berhenti makan sebelum merasa terlalu kenyang. Dalam hadis disebutkan:
“Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang.” (HR. Abu Dawud).
Kebiasaan ini membantu menjaga sistem pencernaan agar tidak bekerja terlalu keras, mencegah obesitas, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
2. Tidak Menyisakan Makanan
Rasulullah ﷺ selalu menghabiskan makanan yang beliau ambil dan tidak membuang-buang makanan. Beliau mengajarkan untuk menghargai makanan karena itu adalah rezeki dari Allah.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda:
“Jika butir makananmu jatuh, ambillah dan bersihkanlah, lalu makanlah. Jangan biarkan makanan itu menjadi milik setan.” (HR. Muslim).
Menghabiskan makanan juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah dan menghindari perilaku mubazir yang tidak disukai dalam Islam.
3. Menjilat Jari Setelah Makan
Rasulullah ﷺ terbiasa menjilat jari-jari yang digunakan untuk makan sebelum mencuci tangan. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada makanan yang tersisa dan sebagai bentuk penghormatan terhadap makanan.
Beliau bersabda:
“Jika salah seorang dari kalian makan, maka janganlah ia mengusap tangannya hingga ia menjilatinya atau meminta orang lain untuk menjilatinya.” (HR. Muslim).
Menjilat jari juga membantu tubuh mendapatkan manfaat dari sisa makanan yang mungkin masih menempel di tangan. Namun, jika menggunakan sendok atau alat makan lainnya, cukup dengan membersihkan tangan dengan baik setelah makan.
4. Membersihkan Sisa Makanan di Gigi
Setelah makan, Rasulullah ﷺ juga menjaga kebersihan mulut dengan membersihkan sisa makanan yang ada di sela-sela gigi. Ini penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah bau mulut.
Beliau sering menggunakan siwak untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. Dalam hadis disebutkan:
“Siwak itu membersihkan mulut dan mendatangkan ridha Allah.” (HR. An-Nasai dan Ahmad).
Saat ini, kita bisa menggantinya dengan menggosok gigi atau menggunakan benang gigi setelah makan agar kesehatan mulut tetap terjaga.
5. Berkumur dan Berdoa Setelah Makan
Rasulullah ﷺ juga menganjurkan untuk berkumur setelah makan agar sisa makanan dalam mulut benar-benar bersih. Selain itu, beliau mengajarkan doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas rezeki yang telah diberikan.
Doa setelah makan yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah:
“Alhamdulillahilladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana muslimin.”
Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami sebagai orang Islam.” (HR. Abu Dawud).
Dengan membaca doa ini, kita mengingat bahwa makanan yang kita konsumsi adalah karunia dari Allah, sehingga hati menjadi lebih bersyukur.
Sunnah Rasulullah ﷺ setelah makan bukan hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan. Seseorang bisa menerapkan kebiasaan sehari-hari seperti berhenti makan sebelum kenyang, tidak menyisakan makanan, menjilat jari, membersihkan gigi, serta berkumur dan berdoa. Dengan mengikuti sunnah ini, makanan yang kita konsumsi akan lebih berkah dan kesehatan pun terjaga.
