Kolaka – Pebulutangkis Apriyani Rahayu, lahir di
Desa Lawulo, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Tepatnya pada 29 April 1998. Apri sapaan akrabnya adalah pebulutangkis Indonesia spesialis ganda putri dan ganda campuran ketika junior. Di level senior, dia menjadi pebulutangkis spesialis ganda putri.
Dalam karirnya sebagai pebulutangkis, Apriyani pernah berpasangan dengan beberapa pemain seperti Rosyita Eka Putri Sari, Fachriza Abimanyu, Rinov Rivaldy, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima Rahmanto Putra, Panji Akbar Sudrajat, Greysia Polii dan saat ini bersama Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Atlet berdarah Tolaki ini telah menyukai olahraga bulu tangkis sejak masih kecil.
Bermula tahun 2011, Kala itu, Apri berlatih bersama klub Pelita Bakrie di Jakarta. Kariernya memang tidak mulus.
Namun, dari sanalah, kemampuannya semakin berkembang. Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam prestasi yang bisa diraih di usia muda.
Pada 2017, Apriyani dipasangkan dengan Greysia Polii. Dari sinilah, nama Apriyani Rahayu semakin dikenal.
Pasalnya, ganda putri ini berhasil meraih berbagai macam kejuaraan. Beberapa di antaranya adalah Thailand Open 2017, Juara France Open Super Series 2017, Runner Up Hongkong Open Super Series 2018, India Open 2018, Thailand Open 2020, Indonesia Masters 2020, hingga meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.
Apresiasi Kepada Apriani Rahayu
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan apresiasi kepada pebulu tangkis Apriyani Rahayu yang meraih medali emas bulu tangkis ganda putri Olimpiade Tokyo 2020 dengan hadiah satu unit mobil.
Selain itu bentuk apresiasi dan penghargaan lainnya untuk mengenang prestasi peraih medali emas tersebut adalah memberi nama gelanggang olahraga yang beralamat di Jalan Sao-Sao, Kota Kendari dengan nama GOR Apriyani Rahayu Sultra.
