Jember – “Karena kemiskinan, muncul masalah lain, salah satunya kesehatan.” Kalimat tegas itu dilontarkan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat meninjau langsung pelaksanaan operasi katarak gratis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat, Senin (5/8/2025). Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pro Guse Peduli Kesehatan, yang menargetkan masyarakat kurang mampu sebagai penerima manfaat.
Kegiatan sosial ini digelar atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Jember dengan Kementerian Sosial RI. Sebanyak 135 pasien yang telah memenuhi syarat menjalani operasi katarak secara bertahap hingga Selasa (6/8/2025). Selain operasi, pasien juga akan mendapatkan perawatan pasca-operasi agar proses penyembuhan berjalan optimal.
Dalam kunjungannya, Gus Fawait—sapaan akrab Bupati Jember—didampingi sejumlah tokoh penting seperti Ketua DPRD Jember, Ketua TP3D, Kepala OPD, Muspika Kalisat, serta perwakilan dari Kementerian Sosial. Ia menegaskan bahwa masalah kemiskinan sangat berkontribusi terhadap tingginya angka penyakit dan buruknya akses layanan kesehatan.
“Kawan-kawan semuanya tahu, Jember punya masalah besar, yaitu kemiskinan. Dan karena kemiskinan itu, banyak masalah lain muncul, salah satunya soal kesehatan,” ucap Gus Fawait saat memberi sambutan.
Ia juga menyampaikan bahwa program Pro Guse Peduli Kesehatan adalah bagian dari strategi mendukung program Universal Health Coverage (UHC), terutama setelah Jember mendapatkan predikat UHC Prioritas. Artinya, seluruh warga kini bisa mengakses layanan kesehatan gratis di semua rumah sakit, namun tetap dibutuhkan aksi nyata seperti operasi katarak, bibir sumbing, kaki palsu, dan bentuk bantuan lainnya.
Gus Fawait pun mengingatkan jajaran tenaga kesehatan untuk tidak membeda-bedakan pelayanan terhadap pasien.
“Saya tidak mau dengar lagi ada rumah sakit atau Puskesmas milik pemerintah yang pelayanannya tidak ramah, apalagi kepada masyarakat yang tidak mampu. Mereka justru paling sensitif. Berikan senyum, berikan pelayanan terbaik,” tegasnya lagi.
Ia menggarisbawahi bahwa citra rumah sakit milik pemerintah harus berubah dari angkuh menjadi ramah. Pelayanan yang berkeadilan menjadi keharusan, bukan pilihan.
Dengan Pro Guse Peduli Kesehatan, Pemkab Jember berharap tak ada lagi masyarakat miskin yang terhalang biaya saat butuh pelayanan medis. Program ini jadi simbol kuat dari semangat pemerintahan Gus Fawait dalam memberantas kemiskinan lewat perbaikan layanan dasar, khususnya kesehatan. (ADV).
