Madiun – H+4 Lebaran menjadi momen sibuk bagi stasiun-stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, yang mencatat arus balik penumpang sebanyak 13.094 orang pada Jumat (4/4/2025) hingga pukul 14.00 WIB. Lonjakan ini menunjukkan betapa derasnya arus mobilitas masyarakat yang mulai kembali ke kota tempat mereka bekerja atau melanjutkan libur panjang.
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI), sejak awal periode Angkutan Lebaran pada 21 Maret hingga 4 April 2025, total penumpang yang diberangkatkan dari Daop 7 Madiun telah mencapai 126.843 orang. Sementara jumlah penumpang yang tiba di wilayah ini masih cukup tinggi dengan total kumulatif 176.279 orang.
Menurut Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 7 Madiun, masyarakat diimbau untuk terus memanfaatkan fitur Connecting Train atau Kereta Sambungan jika tiket kereta utama yang diinginkan telah habis.
“Hingga saat ini masih tersedia tiket menuju Jakarta Pasarsenen untuk tanggal-tanggal tertentu pada periode 5–11 April 2025. Kami sarankan masyarakat rutin mengecek melalui aplikasi Access by KAI,” ungkap Rokhmad dalam siaran persnya.
Ia menambahkan, untuk rute-rute lain seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang, ketersediaan tiket masih sangat mencukupi. Bahkan, Daop 7 Madiun menghadirkan program Tarif Hemat Lebaran yang membuat perjalanan ke Solo dan Yogyakarta lebih terjangkau.
Program ini bisa dipesan mulai H-3 sebelum keberangkatan melalui aplikasi resmi Access by KAI maupun kanal eksternal lainnya yang bekerja sama dengan KAI.
Dalam periode Angkutan Lebaran ini, Stasiun Madiun tercatat sebagai yang paling ramai dengan 43.296 penumpang, disusul Stasiun Kediri (15.080 penumpang), Stasiun Jombang (11.545 penumpang), Stasiun Blitar (9.682 penumpang), dan Stasiun Tulungagung (9.130 penumpang).
Dengan lonjakan penumpang yang terus terjadi, KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menjaga layanan dan kenyamanan perjalanan para pemudik di masa arus balik ini.
