Jombang – Sinergi antara kepolisian dan kalangan ulama menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Santri. Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Jombang AKBP Dr. H. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si., melalui kunjungan silaturahmi atau sowan kepada Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin.
Kunjungan yang berlangsung pada Senin (12/10/2026) tersebut dilakukan AKBP Yanto Mulyanto bersama sejumlah pejabat utama Polres Jombang. Selain memperkenalkan diri sebagai Kapolres Jombang yang baru, pertemuan itu bertujuan mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan tokoh agama sekaligus membangun komunikasi untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Jombang.
Dalam suasana penuh keakraban, AKBP Yanto Mulyanto berbincang langsung dengan Gus Kikin mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis antara aparat penegak hukum dan lingkungan pesantren. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Kapolres untuk memohon doa restu sebelum menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawabnya di wilayah hukum Polres Jombang.
“Kami sowan ke Pondok Pesantren Tebuireng ini, tentu pertama untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres yang baru bertugas di Jombang dan mohon Doa restu agar dalam melaksanakan tugas diberikan kelancaran,” ujarnya, Senin (12/10/2026).
Menurutnya, dukungan dan doa dari para ulama memiliki arti penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Terlebih, Kabupaten Jombang dikenal sebagai Kota Santri yang memiliki banyak pondok pesantren serta tokoh agama dengan pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
Melalui silaturahmi tersebut, Kapolres berharap komunikasi antara kepolisian dan para pengasuh pesantren dapat terus terjalin secara terbuka. Hubungan yang baik dinilai dapat membantu memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
AKBP Yanto Mulyanto juga menegaskan bahwa kunjungannya ke Pondok Pesantren Tebuireng bukan menjadi satu-satunya agenda silaturahmi dengan kalangan ulama. Pihaknya berencana mengunjungi sejumlah pondok pesantren lain di Kabupaten Jombang untuk memperluas komunikasi dan mempererat hubungan kemitraan.
“Kita juga akan bersilahturahmi dengan sejumlah Pondok Pesantren lainnya dan kami akan terbuka menerima berbagai saran dan masukan. Ini dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Jombang,” ucapnya.
Keterbukaan terhadap saran dan masukan dari tokoh agama menjadi bagian dari pendekatan komunikasi yang ingin dibangun jajaran Polres Jombang. Melalui hubungan tersebut, kepolisian diharapkan dapat memperoleh pandangan yang lebih luas mengenai kondisi masyarakat serta berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.
Keberadaan pondok pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerukunan, kedamaian, dan ketertiban sosial.
Karena itu, kemitraan antara kepolisian dan kalangan pesantren tidak hanya berkaitan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyambut hangat kedatangan Kapolres Jombang beserta rombongan. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang mencerminkan hubungan baik antara institusi kepolisian dan tokoh agama.
Gus Kikin menilai silaturahmi semacam ini penting untuk menjaga komunikasi sekaligus membuka kesempatan bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Jalinan silahturahmi ini sangat penting. Kita bisa saling berdiskusi, saling memberi saran dan masukan terutama agar tercipta keamanan dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Menurut pandangan tersebut, komunikasi yang terbangun melalui pertemuan langsung dapat menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman bersama antara kepolisian dan tokoh masyarakat. Dengan adanya ruang diskusi, berbagai masukan terkait kondisi sosial dan keamanan dapat disampaikan secara lebih terbuka.
Silaturahmi ini sekaligus memperlihatkan pentingnya pendekatan persuasif dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya di daerah yang memiliki tradisi keagamaan dan kehidupan pesantren yang kuat seperti Kabupaten Jombang.
Keterlibatan tokoh agama dalam menjaga suasana masyarakat yang harmonis diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kapolres Jombang AKBP Yanto Mulyanto menegaskan komitmennya membangun hubungan yang erat dengan para ulama. Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kemitraan berkelanjutan antara Polres Jombang dan lingkungan pesantren demi menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan masyarakat di Kota Santri.
