Sangatta – Pemkab Kutai Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya. Komitmen ini dibuktikan dengan peningkatan signifikan anggaran pendidikan yang dialokasikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, anggaran pendidikan sebesar 570,1 miliar rupiah, meningkat menjadi 643 miliar rupiah pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 melonjak hampir mencapai 1 triliun rupiah, tepatnya 963 miliar rupiah.
“Tahun 2024 anggaran untuk pendidikan kami naikkan hampir 1 triliun,” ungkap Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dengan penuh semangat saat menghadiri acara Akhirussanah SDIT 2 Angkatan IV Darussalam di Gedung Serbaguna Guna Bukit Pelangi, Minggu (26/5/2024).
Peningkatan anggaran ini tidak hanya sekadar angka, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Kadisdikbud Kutim) Mulyono memberikan gambaran lebih jelas mengenai perbandingan anggaran pendidikan antara tahun 2023 dan 2024. Salah satu fokus utama adalah bantuan seragam dan buku gratis untuk siswa.
“Nah, sebagai bentuk kepedulian Disdikbud untuk menyukseskan visi dan misi dari Pak Bupati dan Wakil Bupati, kita ingin menyampaikan perbandingan anggaran. Tahun 2023 itu anggaran terkait dengan bantuan seragam dan buku-buku sekolah sebesar 22 miliar rupiah. Di 2024 kita naikkan menjadi 27 miliar rupiah,” ungkap Mulyono saat ditemui beberapa waktu lalu.
Peningkatan anggaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pendidikan di Kutai Timur. Dengan anggaran yang lebih besar, pemerintah daerah berencana untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, memperbaiki kualitas tenaga pengajar, serta memberikan lebih banyak beasiswa kepada siswa berprestasi.
Komitmen yang kuat dari pemkab Kutim ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua siswa dan para pendidik di Kutai Timur. Mereka berharap dengan peningkatan anggaran yang signifikan ini, kualitas pendidikan di Kutai Timur akan semakin baik dan dapat mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.
“Dengan meningkatnya anggaran pendidikan, masyarakat Kutai Timur memiliki harapan besar bahwa anak-anak mereka akan mendapatkan pendidikan yang lebih baik, fasilitas yang lebih memadai, dan kesempatan yang lebih besar untuk meraih cita-cita mereka,” tandasnya.
