“Sosialisasi ini diselenggarakan sebagai bentuk pembinaan tentang politik bagi masyarakat sekaligus untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang arti pentingnya politik itu sendiri,” ujarnya.
“Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan masalah yang umum dilaporkan, namun banyak korban yang masih merasa takut untuk melaporkan karena khawatir suami mereka akan dipenjara dan tidak lagi dapat mencari nafkah,” ucapnya, Selasa (31/10/2023).
“Sistem informasi ini memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pencatatan, pelaporan dan pengintegrasian data perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, yang memerlukan perlindungan khusus dan masalah lainnya bagi UPTD PPA dan penyelenggara layanan PPA,” paparnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Selasa (31/10/2023).
Kutim – Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Timur berhasil menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Perempuan setelah hampir sembilan bulan proses. Inisiatif ini berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat…
Kutim – Kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perkawinan anak, stunting, dan isu pornografi menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh remaja masa kini. Di tengah kompleksitas masalah ini,…
Kutim – Kepala Bidang Keluarga Sejahtera (Kabid KS) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur, Ani Saidah, menekankan pentingnya persiapan calon pengantin baik…
Kutim – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur akan melaksanakan secara maraton pembinaan Kelompok Kegiatan (Poktan)…
Kutim – Kepala Bidang Keluarga Sejahtera (Kabid KS) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur Ani Saidah menyoroti Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)…
Sangatta – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur, Mulyono menekankan pentingnya menghindari memberatkan orang tua dalam pelaksanaan kegiatan sekolah, Mulyono menjelaskan bahwa upaya…
Kutim – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap jiwa dan perkembangan anak-anak bagi sekolah, guru-guru, dan kepala sekolah. Pernyataan ini disampaikannya…