Tanah Datar – Dari latihan sederhana tumbuh tekad untuk membawa nama sekolah dan daerah ke arena yang lebih tinggi. Pembinaan Hapkido yang dirintis SMAN 1 X Koto, Kabupaten Tanah Datar, sejak 2019 kini mulai menunjukkan perjalanan panjangnya. Para atlet sekolah tersebut bersiap menguji kemampuan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026.
Persiapan dilakukan melalui latihan rutin sebanyak dua kali dalam sepekan. Salah satu nomor yang menjadi bagian dari pembinaan adalah osinsung atau loncat harimau. Meski sarana latihan yang tersedia masih terbatas, para siswa terus mengasah kemampuan teknik, fisik dan mental untuk menghadapi persaingan di arena pertandingan.
Kepala SMAN 1 X Koto Drs. Ardelis saat ditemui Selasa (6/10/2026) mengatakan, sekolah berupaya memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan penyediaan fasilitas latihan sesuai kemampuan sekolah.
Bagi Ardelis, pembinaan olahraga tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan medali. Aktivitas olahraga juga menjadi bagian dari pendidikan karakter karena mengajarkan kedisiplinan, konsentrasi, kerja keras hingga sikap sportif.
“Teruslah berjuang, kalian anak-anak hebat. Fokus, jangan bercabang-cabang. Olahraga itu sangat penting dan harus memiliki jiwa sportif,” pesan Ardelis kepada para atlet.
Ia berharap siswa yang menekuni olahraga mampu menjaga konsistensi dan fokus terhadap bidang yang dipilih. Kesempatan mengikuti berbagai kejuaraan juga dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam membangun kepercayaan diri serta mental menghadapi persaingan.
Sekolah, lanjut Ardelis, tetap berupaya mendukung kegiatan olahraga meski kemampuan pembiayaan dan penyediaan fasilitas masih terbatas.
“Untuk biaya dari ekstrakurikuler sekolah, semampu sekolah,” ujarnya.
Keterbatasan juga terlihat dari peralatan yang digunakan untuk menunjang program latihan. Namun, fasilitas yang tersedia tetap dimaksimalkan agar pembinaan atlet dapat terus berjalan.
“Peralatan latihan kita apa adanya, sesuai kemampuan sekolah. Yang penting tetap kita manfaatkan untuk menunjang latihan anak-anak,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Hapkido SMAN 1 X Koto Halim, S.Ag., yang mengantongi lisensi nasional, menjelaskan pembinaan olahraga di sekolah tersebut sudah berlangsung sejak 2019. Proses yang berjalan selama sekitar tujuh tahun itu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan secara bertahap.
Sekitar 20 siswa tercatat mengikuti berbagai kegiatan maupun kompetisi olahraga. Pengalaman mereka tidak hanya terbatas pada kejuaraan daerah. Menurut Halim, sejumlah siswa telah memiliki pengalaman mengikuti berbagai kompetisi, termasuk ajang tingkat nasional.
“Kami tidak hanya ikut Porprov. Sebelumnya ada juga siswa yang mengikuti PON dan kami juga mengikuti sejumlah perlombaan olahraga lainnya,” kata Halim.
Untuk cabang Hapkido, program latihan berlangsung dua kali setiap pekan. Materi pembinaan tidak hanya berkutat pada penguasaan teknik pertandingan, tetapi juga mencakup penguatan kondisi fisik, kesiapan mental dan kedisiplinan atlet.
“Latihan kami lakukan dua kali dalam seminggu. Pembinaan ini sudah berjalan sejak 2019,” ujarnya.
Menurut Halim, dukungan dari pihak sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam keberlangsungan pembinaan. Ruang yang diberikan melalui kegiatan ekstrakurikuler memungkinkan siswa mengembangkan bakat sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Menjelang Porprov Sumatera Barat 2026, latihan yang telah dijalankan secara konsisten menjadi modal bagi para atlet Hapkido SMAN 1 X Koto. Ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuan setelah menjalani proses pembinaan dalam jangka panjang.
Halim berharap anak didiknya dapat menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, target pembinaan tidak hanya diukur melalui perolehan medali. Pengalaman menghadapi tekanan pertandingan, berkompetisi secara sportif dan membawa tanggung jawab sebagai atlet dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
Dengan pembinaan yang telah berlangsung sejak 2019, SMAN 1 X Koto berupaya menjaga keberlanjutan prestasi olahraga di tengah keterbatasan fasilitas. Porprov Sumbar 2026 kini menjadi salah satu panggung bagi para atlet Hapkido untuk membuktikan hasil latihan sekaligus membawa nama sekolah dan Kabupaten Tanah Datar dalam persaingan olahraga tingkat provinsi.
