Jember – Ribuan kader dan pengurus Laskar Sholawat Nusantara (LSN) memadati Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (8/11/2026). Mereka hadir untuk mengikuti peringatan Milad ke-7 LSN yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Acara tersebut dihadiri Bupati Jember sekaligus Presiden LSN, Muhammad Fawait, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta pengurus LSN mulai tingkat DPP, DPC, PAC hingga ranting. Turut hadir pula jajaran Srikandi LSN dari seluruh wilayah Kabupaten Jember.
Dalam sambutannya, Muhammad Fawait mengajak seluruh keluarga besar LSN untuk mendoakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memimpin bangsa.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk bersatu mendukung kepemimpinan nasional, meskipun sebelumnya memiliki perbedaan pilihan politik.
“Pilpres sudah selesai. Hari ini pemimpin kita adalah Pak Prabowo. Kita harus bersatu mendukung beliau. Kalau pemimpin kita berhasil membawa Indonesia maju, yang merasakan kebahagiaan adalah seluruh rakyat Indonesia,” ungkap Fawait di hadapan ribuan peserta.
Fawait juga mengutip ayat Al-Qur’an tentang kewajiban menaati Allah, Rasul, dan ulil amri sebagai pesan pentingnya menghormati pemimpin serta menjaga persatuan.
Menurutnya, mendoakan pemimpin merupakan bagian dari ikhtiar dan tirakat yang diharapkan membawa kebaikan, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi generasi penerus.
Dalam kesempatan itu, Fawait turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader, khususnya kaum ibu dan Srikandi LSN, yang selama ini tetap berada di barisan organisasi meskipun menghadapi berbagai dinamika dan perbedaan pandangan politik.
Ia berpesan agar seluruh kader tidak larut dalam berbagai komentar maupun kritikan, tetapi tetap fokus bekerja dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Saya titip, program-program Pemerintah Kabupaten Jember tolong disosialisasikan. Salah satunya layanan kesehatan gratis. Jangan sampai ada warga yang sakit tetapi tidak berobat ke rumah sakit hanya karena terkendala biaya,” tegasnya.
Fawait berharap LSN dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai program, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Jember, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Milad ke-7 bukan sekadar perayaan organisasi, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan menyatukan keluarga besar LSN dalam kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Jangan karena Gus Fawait, jangan karena bupati. Bupati paling lama sepuluh tahun. Kita berkumpul karena rasa cinta dan kerinduan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan kita semua termasuk rombongan beliau,” tuturnya.
Usai sambutan Presiden LSN, acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus LSN mulai tingkat DPD, DPC, PAC, ranting hingga Srikandi untuk masa bakti 2026–2031.
Meski sempat diguyur hujan, ribuan peserta tetap bertahan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Antusiasme para kader tidak surut meskipun kondisi cuaca kurang bersahabat.
Suasana semakin meriah ketika panitia membagikan berbagai hadiah doorprize menarik kepada peserta.
Seluruh rangkaian peringatan Milad ke-7 LSN berlangsung hingga selesai dalam suasana aman, lancar, dan tertib. Para peserta kemudian meninggalkan Alun-Alun Jember dengan teratur.
