Sungai Penuh – Panggung Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 bukan sekadar menjadi arena adu pesona. Di balik gemerlap acara, tersimpan harapan agar generasi muda tampil sebagai wajah daerah yang mampu memperkenalkan kebudayaan, pariwisata, serta berbagai potensi Kota Sungai Penuh kepada masyarakat yang lebih luas.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menghadiri langsung malam puncak Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh, Sabtu (3/10/2026) malam. Kehadiran keduanya sekaligus menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pembinaan dan peningkatan kapasitas pemuda, terutama di bidang kepemudaan, kebudayaan, dan promosi pariwisata.
Ajang yang digelar Ikatan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh (IBGSP) Periode 2025–2027 itu berlangsung semarak. Para finalis melewati berbagai tahapan penilaian yang dirangkai dengan sejumlah penampilan hingga akhirnya dilakukan penetapan Bujang dan Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026.
Wali Kota Alfin memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Pemilihan Bujang Gadis memiliki posisi strategis sebagai wadah pembinaan anak muda. Peserta tidak hanya dituntut memiliki penampilan yang baik dan kecakapan berkomunikasi, tetapi juga harus mempunyai wawasan luas, karakter kuat, kreativitas, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.
“Pemuda merupakan bagian penting dalam kemajuan daerah. Melalui ajang seperti ini, kita berharap lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter dan memiliki wawasan luas, serta mampu membawa nama baik Kota Sungai Penuh,” ujar Wako Alfin.
Harapan tersebut menempatkan para Bujang dan Gadis bukan hanya sebagai pemenang sebuah kompetisi. Mereka diharapkan mampu mengambil peran sebagai representasi generasi muda sekaligus ikut menyampaikan berbagai keunggulan Kota Sungai Penuh kepada masyarakat. Kemampuan komunikasi, pengetahuan mengenai daerah, serta kreativitas yang diasah selama mengikuti rangkaian pemilihan dapat menjadi modal untuk menjalankan peran tersebut.
Dukungan pemerintah terhadap kegiatan kepemudaan juga dinilai penting untuk menyediakan ruang bagi anak muda dalam mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri. Melalui ajang Bujang Gadis, generasi muda mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, serta meningkatkan pemahaman mengenai kebudayaan dan potensi pariwisata daerah.
Pemilihan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam pembangunan Kota Sungai Penuh. Dengan kreativitas dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, anak muda mempunyai peluang besar membantu memperluas promosi daerah, termasuk dengan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi dan media digital.
Malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Sungai Penuh Tahun 2026 turut dihadiri unsur Prokopimda, Sekretaris Daerah Alpian, SE, MM, Ketua Dekranasda Sri Kartini Alfin, S.Kep, NS, Ketua GOW Mawarti Azhar, Ketua DWP Winda Rahayu, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda di Kota Sungai Penuh. Ajang Bujang Gadis diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi pemuda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap daerahnya.
Melalui Pemilihan Bujang Gadis 2026, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap lahir anak-anak muda yang tidak berhenti pada prestasi di atas panggung. Mereka diharapkan mampu mengambil peran nyata sebagai generasi berkarakter, berwawasan, dan kreatif yang turut mengenalkan potensi serta membawa nama baik Kota Sungai Penuh ke ruang yang lebih luas.
